Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Pengembangan e-Modul Sejarah Kebudayaan Islam Berbasis Google Sites untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Madrasah Tsanawiyah Samarinda M. Isro’ Zainuddin; Aam Amaliatus Sholihah; Rahmadi Wirantanus; Umar Fauzan; Muhamad Mustaqim
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan E-Modul Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) berbasis Google Sites sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Samarinda. Subjek penelitian meliputi guru SKI dan siswa kelas VII, VIII, dan IX. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis dengan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pembelajaran SKI masih didominasi metode ceramah dan bahan ajar cetak, sehingga siswa merasa bosan dan kurang aktif; (2) prestasi belajar siswa pada mata pelajaran SKI masih rendah; (3) faktor internal seperti minat, motivasi, dan variasi gaya belajar belum terfasilitasi secara optimal; (4) siswa memiliki kesiapan teknologi yang tinggi, dengan lebih dari 80% terbiasa menggunakan perangkat digital dan internet untuk belajar; (5) baik guru maupun siswa menunjukkan kebutuhan yang sangat kuat terhadap pengembangan E-Modul SKI berbasis Google Sites, dengan persentase dukungan mencapai lebih dari 90%. Integrasi data kuantitatif dan kualitatif memperkuat kesimpulan bahwa pengembangan E-Modul SKI berbasis Google Sites sangat diperlukan. Media ini dinilai mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, fleksibel, dan kontekstual, sekaligus mendukung pembelajaran mandiri dan kolaboratif. Dengan demikian, E-Modul SKI berbasis Google Sites merupakan solusi relevan dan mendesak untuk meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan hasil belajar siswa MTs di Samarinda.
Assistance in Reformulating the Vision and Mission of Madrasahs Based on SWOT Analysis in Samarinda City Siti Julaiha Julaiha; Aam Amaliatus Sholihah
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 7 No. 2 (2026): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v7i2.10296

Abstract

This community service initiative is motivated by field conditions in which several private Islamic secondary schools (madrasah) in Samarinda City still have vision and mission statements whose achievement has never been systematically measured. Using the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, this initiative provided mentoring to 15 private Madrasah Tsanawiyah with accreditation below grade A, involving school principals, curriculum vice-principals, and teacher representatives (3 persons per madrasah). The mentoring covered the identification of existing vision-mission statements, the SWOT-based classification of institutional potential, and the collaborative reformulation of vision-mission statements aligned with concrete work programs. Evaluation using pre-test and post-test instruments showed Participants’ mean comprehension score increased from 72.5% on the pre-test to 88.6% on the post-test. In addition, 13 of the 15 madrasahs (86.7%) completed measurable vision and mission statements. These findings indicate that structured, SWOT-based mentoring is effective in improving madrasah stakeholders' capacity to formulate a vision and mission that is realistic, measurable, and adaptive to institutional change