Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Pendidikan Inklusif Berbasis Nilai-nilai Surah Luqman: Analisis Pemikiran Syekh Muhammad Mutawalli Al-Sya’rawi dalam Tafsir wa Khawatir Abdul Hayyi; Susanto Susanto; Ahmad Zainuddin; Umar Fauzan; M. Abzar Duraesa
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.913

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk merumuskan model pendidikan inklusif berdasarkan nilai-nilai Surah Luqman ayat 12–19 melalui analisis pemikiran Syekh Muhammad Mutawalli al-Sha'rawi dalam Tafsir wa Khawatir. Pendidikan inklusif tidak hanya membutuhkan akses struktural dan kebijakan institusional, tetapi juga landasan spiritual, moral, dan pedagogis yang kuat yang menghormati martabat dan keberagaman peserta didik. Studi ini menggunakan metode penelitian pustaka kualitatif dengan menggunakan analisis isi. Sumber primer adalah Al-Qur'an, khususnya Surah Luqman ayat 12–19, dan tafsir al-Sha'rawi, sedangkan sumber sekunder terdiri dari karya-karya tentang pendidikan Islam, nilai-nilai Al-Qur'an, pendidikan inklusif, dan metodologi penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Surah Luqman mengandung beberapa nilai pendidikan penting, termasuk kebijaksanaan, rasa syukur, tauhid, penghormatan kepada orang tua, tanggung jawab moral, disiplin ibadah, kesabaran, kerendahan hati, dan komunikasi yang sopan. Dalam interpretasi al-Sha'rawi, nilai-nilai ini disajikan melalui pola pendidikan yang dialogis, humanistik, dan transformatif. Artikel ini berpendapat bahwa nilai-nilai Surah Luqman dapat dikembangkan menjadi model pendidikan inklusif Al-Qur'an yang menekankan kesetaraan spiritual, bimbingan moral, pedagogi yang penuh kasih sayang, anti-diskriminasi, dan lingkungan belajar yang adaptif.
The Role of Ruangguru Online Tutoring in Islamic Religious Education (PAI) Learning for Madrasah Ibtidaiyah Students Susanto Susanto; Misbahul Khairani; Noor Malihah; Ferli Septi Irwansyah
Southeast Asian Journal of Islamic Education Vol 9 No 1 (2026): Southeast Asian Journal of Islamic Education, June 2026
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v9i1.13569

Abstract

This study examines the role of Ruangguru online tutoring in supporting Islamic Religious Education (PAI) learning among students at MI Al-Azhar Samarinda. Using a qualitative field research design, data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. Participants consisted of seven students who actively used Ruangguru for PAI learning, seven parents, one Ruangguru branch manager, and one marketing officer, selected purposively to represent student, family, and platform perspectives. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, including data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings show that Ruangguru in Samarinda operates through an e-learning model centered on the Ruangngaji feature. This feature provides animated PAI learning videos, infographic summaries, Ruang Uji practice exercises, and learning progress reports. Ruangguru supports PAI learning by improving students’ understanding and learning outcomes, providing accessible learning facilities, increasing motivation and enthusiasm, helping students overcome difficulties in Qur’anic recitation and related materials, and enabling students to access learning resources anytime and anywhere. The study indicates that online tutoring platforms can serve as complementary learning resources for PAI at the madrasah ibtidaiyah level. However, broader studies involving different schools, platforms, and learning contexts are needed to strengthen the generalizability of these findings.