Artikel ini bertujuan untuk merumuskan model pendidikan inklusif berdasarkan nilai-nilai Surah Luqman ayat 12–19 melalui analisis pemikiran Syekh Muhammad Mutawalli al-Sha'rawi dalam Tafsir wa Khawatir. Pendidikan inklusif tidak hanya membutuhkan akses struktural dan kebijakan institusional, tetapi juga landasan spiritual, moral, dan pedagogis yang kuat yang menghormati martabat dan keberagaman peserta didik. Studi ini menggunakan metode penelitian pustaka kualitatif dengan menggunakan analisis isi. Sumber primer adalah Al-Qur'an, khususnya Surah Luqman ayat 12–19, dan tafsir al-Sha'rawi, sedangkan sumber sekunder terdiri dari karya-karya tentang pendidikan Islam, nilai-nilai Al-Qur'an, pendidikan inklusif, dan metodologi penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Surah Luqman mengandung beberapa nilai pendidikan penting, termasuk kebijaksanaan, rasa syukur, tauhid, penghormatan kepada orang tua, tanggung jawab moral, disiplin ibadah, kesabaran, kerendahan hati, dan komunikasi yang sopan. Dalam interpretasi al-Sha'rawi, nilai-nilai ini disajikan melalui pola pendidikan yang dialogis, humanistik, dan transformatif. Artikel ini berpendapat bahwa nilai-nilai Surah Luqman dapat dikembangkan menjadi model pendidikan inklusif Al-Qur'an yang menekankan kesetaraan spiritual, bimbingan moral, pedagogi yang penuh kasih sayang, anti-diskriminasi, dan lingkungan belajar yang adaptif.