Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diversification of Lontar Fruit and Community Empowerment by Thematic KKN Students in Awangpone District Annisa Zakiyah Darojat; Ade Muspa; Indah Ayu Risnah; Riskawati Riskawati; Nur Eva Sapartina; Rahmawati Rahmawati; Karmilasari Karmilasari; Andi Nurlianih
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 6 No 2 (2026): Juni-November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v6i2.2861

Abstract

The Thematic KKN of Sipatokkong Mambo University is a student community service program. This activity took place in Awangpone District, spanning Jaling, Cumpiga, Abbanuang, and Carebbu Village, from September 15 to October 17, 2025, under the theme of diversification of lontar fruit (Borassus flabellifer). This Thematic KKN aimed to provide community living experiences for students and introduce innovations in diversifying lontar fruit into nata de lontar and lontar jam. The method of this activity consisted of observation, formulation of main and additional programs, implementation of work programs, monitoring, and evaluation. The results are the implementation of the main program in the form of training in making nata de lontar and lontar jam, logo design, and digital marketing. The additional program is community programs in health, hygiene, and social matters. The products produced from this Thematic KKN are nata de lontar and lontar jam.
KEANEKARAGAMAN KEPITING BIOLA (Uca SPP.) DI EKOSISTEM MANGROVE TONGKE- TONGKE SINJAI TIMUR KABUPATEN SINJAI Mawadda Turrahmi; Ade Muspa; Nurman; Rihlaeni Duha A. Baso; Syarif Hidayat Amrullah
Jurnal Biogenerasi Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11, no 1, 2026, (Januari - Maret 2026)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v11i1.8128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai keanekaragaman kepiting biola (Uca spp.) di kawasan mangrove Tongke-Tongke, Sinjai Timur. Pengambilan sampel dilakukan di empat stasiun pengamatan menggunakan pengamatan langsung yang dikombinasikan dengan teknik pengambilan sampel bertujuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga spesies kepiting biola, yaitu Uca rosea, Uca perplexa, dan Uca jocelynae, yang tersebar tidak merata di seluruh stasiun pengamatan. Analisis indeks ekologi menunjukkan keanekaragaman spesies yang rendah di Stasiun I (H' = 1,07) dengan keseragaman yang tinggi (E = 0,97), sedangkan Stasiun II juga menunjukkan keanekaragaman yang rendah (H' = 0,61) tetapi dengan keseragaman yang sedang (E = 0,55). Tidak ditemukan kepiting biola di Stasiun III dan IV, yang terletak di dekat permukiman penduduk dan kawasan ekowisata. Parameter lingkungan yang diukur meliputi suhu (29,96–30,94 °C), pH (7,4–7,5), salinitas (26,5–27,6‰), oksigen terlarut (DO; 5,29–6,0 mg/L), dan jenis substrat mulai dari lempung berpasir hingga lempung liat berpasir. Temuan ini menunjukkan bahwa keberadaan kepiting biola dapat berfungsi sebagai bioindikator kesehatan ekosistem mangrove, dengan distribusinya sangat dipengaruhi oleh karakteristik substrat dan kondisi lingkungan, terutama di daerah yang mengalami gangguan antropogenik minimal.