Fajar Irawati
Yogyakarta State University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Profil Pembelajaran Menulis Cerita Fantasi Berbasis PJBL Berdiferensiasi untuk Siswa Kelas VII SMP Fajar Irawati; Setyawan Pujiono; Kastam Syamsi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): On Proses
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/3wx6ke86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran menulis cerita fantasi melalui metode Project Based Learning (PjBL) yang diintegrasikan dengan pembelajaran berdiferensiasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Nanggulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen. Subjek penelitian terdiri dari guru Bahasa Indonesia dan  siswa kelas VII, dengan wawancara siswa dilakukan melalui purposive sampling.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru merancang pembelajaran dengan menyesuaikan konten, proses, dan produk sesuai profil belajar siswa, serta memanfaatkan media digital untuk mendukung kolaborasi. Pelaksanaan pembelajaran mengikuti tahapan PjBL, dengan diferensiasi yang memberi kebebasan siswa menulis cerita fantasi dalam bentuk teks narasi, komik digital, atau narasi bergambar. Evaluasi dilakukan secara autentik melalui penilaian proses dan produk menggunakan rubrik yang disampaikan sejak awal. Tantangan yang dihadapi guru meliputi keterbatasan waktu, kompleksitas manajemen kelas, dan keterbatasan akses perangkat digital, sedangkan siswa menghadapi kesulitan dalam menemukan ide, mengembangkan cerita, serta keterbatasan sumber belajar. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa integrasi PjBL dengan pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan keterlibatan dan kreativitas siswa dalam menulis cerita fantasi, meskipun masih memerlukan dukungan berupa sumber belajar variatif, pelatihan guru, dan kebijakan sekolah yang mendukung fleksibilitas pembelajaran. Temuan ini memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan strategi pembelajaran bahasa Indonesia yang adaptif, inklusif, dan relevan dengan Kurikulum Merdeka.