Setyawan Pujiono
Yogyakarta State University

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Profil Pembelajaran Menulis Cerita Fantasi Berbasis PJBL Berdiferensiasi untuk Siswa Kelas VII SMP Fajar Irawati; Setyawan Pujiono; Kastam Syamsi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Dua (2) Negara: Indonesia dan Turki
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/3wx6ke86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran menulis cerita fantasi melalui metode Project Based Learning (PjBL) yang diintegrasikan dengan pembelajaran berdiferensiasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Nanggulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen. Subjek penelitian terdiri dari guru Bahasa Indonesia dan  siswa kelas VII, dengan wawancara siswa dilakukan melalui purposive sampling.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru merancang pembelajaran dengan menyesuaikan konten, proses, dan produk sesuai profil belajar siswa, serta memanfaatkan media digital untuk mendukung kolaborasi. Pelaksanaan pembelajaran mengikuti tahapan PjBL, dengan diferensiasi yang memberi kebebasan siswa menulis cerita fantasi dalam bentuk teks narasi, komik digital, atau narasi bergambar. Evaluasi dilakukan secara autentik melalui penilaian proses dan produk menggunakan rubrik yang disampaikan sejak awal. Tantangan yang dihadapi guru meliputi keterbatasan waktu, kompleksitas manajemen kelas, dan keterbatasan akses perangkat digital, sedangkan siswa menghadapi kesulitan dalam menemukan ide, mengembangkan cerita, serta keterbatasan sumber belajar. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa integrasi PjBL dengan pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan keterlibatan dan kreativitas siswa dalam menulis cerita fantasi, meskipun masih memerlukan dukungan berupa sumber belajar variatif, pelatihan guru, dan kebijakan sekolah yang mendukung fleksibilitas pembelajaran. Temuan ini memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan strategi pembelajaran bahasa Indonesia yang adaptif, inklusif, dan relevan dengan Kurikulum Merdeka.
Strategi Ketidaksantunan dalam Konfrontasi Verbal: Debat Isu Ijazah Palsu Jokowi YouTube iNews Intan Latifah Nuratmojo; Teguh Setiawan; Setyawan Pujiono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Dua (2) Negara: Indonesia dan Turki
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/j8bsvr53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk dan tujuan penggunaan strategi ketidaksantunan berbahasa dalam debat isu Ijazah Palsu Jokowi di kanal YouTube Official iNews. Penelitian ini penting untuk dilakukan guna memahami fenomena degradasi etika komunikasi dalam diskursus politik di ruang digital yang berpotensi memicu polarisasi publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori ketidaksantunan dari Jonathan Culpeper dalam kerangka sosiopragmatik. Data penelitian ini merupakan transkrip argumen para tokoh dalam debat yang dikumpulkan melalui teknik simak dan catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari total 305 tuturan, terdapat 107 yang tergolong dalam 5 jenis ketidaksantunan, dengan persentase kemunculan pada ketidaksantunan langsung 19%, ketidaksantunan positif 34%, ketidaksantunan negatif 19%, sarkasme dan ejekan 10%, dan ketidaksantunan tidak langsung 18%. Tujuan penggunaan strategi tersebut didominasi oleh upaya meruntuhkan kredibilitas lawan secara terbuka, mempertahankan argumen, dan mendelegitimasi otoritas pihak lawan dalam konfrontasi verbal.  Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan studi pragmatik mengenai ketidaksantunan dalam konfrontasi verbal dan menjadi sumber referensi masyarakat dalam menjaga etika komunikasi di ruang publik digital.
Problem-Based Learning Assisted by Canva to Improve Exposition Text Writing Skills Arum Wiarsih; Setyawan Pujiono
Journal of Education and Teaching Learning Vol.4 No.1 July (2026)
Publisher : PT MEDIA JURNAL DAN PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59211/mjpjetl.v4i1.199

Abstract

This study aims to improve students’ ability in writing exposition texts through the implementation of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by Canva-based interactive media. This research employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. The subjects were 36 tenth-grade students of the Culinary program at SMK Negeri 1 Maja. Data were collected through writing tests, observation, and documentation, and analyzed using descriptive quantitative techniques.The results show a significant improvement in students’ writing skills. The average score increased from 60 in the pre-cycle to 72 in Cycle I and 85 in Cycle II. The findings indicate that the implementation of PBL assisted by Canva effectively enhances students’ ability to organize ideas, develop arguments, and apply appropriate language features in writing exposition texts.In conclusion, the integration of Problem Based Learning and Canva-based interactive media improves students’ writing skills and creates a more active, interactive, and student-centered learning process.