Tiara Jeanita Iffah
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Urgensi Multimedia dalam Pembelajaran: Kajian Literatur tentang Pengaruhnya terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik Zunidar Zunidar; Afsar Alysha Syadzwana Nasution; Jannah Nur Hidayah; Tiara Jeanita Iffah; Muhammad Abrar Muda
Pedagogik Vol. 4 No. 2 (2026): In Progress
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/pedagogik.v4i2.2056

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam pendidikan telah mendorong pemanfaatan multimedia sebagai sarana utama dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif, fleksibel, dan bermakna. Namun, efektivitas multimedia dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik masih memerlukan kajian yang lebih komprehensif dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis berbagai temuan penelitian terdahulu mengenai pengaruh multimedia dalam pembelajaran terhadap motivasi dan hasil belajar peserta didik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) atau studi pustaka (library research). Data dikumpulkan dari berbagai artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi dengan rentang publikasi 2019–2026. Proses seleksi literatur mengikuti alur PRISMA serta dianalisis menggunakan teknik content analysis dan thematic analysis untuk mengidentifikasi pola, tema, dan hubungan antarvariabel dalam kajian multimedia pembelajaran.Hasil kajian menunjukkan bahwa multimedia berperan signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar melalui aspek perhatian, relevansi, kepercayaan diri, dan kepuasan belajar. Selain itu, multimedia juga meningkatkan hasil belajar melalui peningkatan pemahaman konsep dan retensi informasi dengan dukungan pengelolaan beban kognitif yang tepat. Secara keseluruhan, multimedia terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital.Kesimpulannya, multimedia merupakan komponen penting dalam desain pembelajaran modern yang tidak hanya meningkatkan motivasi, tetapi juga hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu, integrasi multimedia dalam pembelajaran perlu dirancang secara sistematis berbasis teori dan prinsip desain instruksional.
Analisis Masa Transisi Kurikulum 2013 Menuju Kurikulum Merdeka: Tantangan dan Strategi Adaptasi Guru di SD Al-Jama’iyah Medan Sultan Salim; Tiara Jeanita Iffah; Arinda Aulia Nasution; Bagus Irawan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis masa transisi dari Kurikulum 2013 menuju Kurikulum Merdeka, mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses implementasinya, serta mengkaji strategi adaptasi yang dilakukan oleh guru di SD Al-Jama’iyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan seorang kepala sekolah sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Kurikulum Merdeka masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi, kesulitan dalam mengikuti pelatihan berbasis digital, keterbatasan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran, meningkatnya biaya operasional sekolah akibat penggunaan perangkat teknologi, serta rendahnya perhatian sebagian peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. Untuk menghadapi tantangan tersebut, sekolah dan guru melakukan berbagai upaya adaptasi melalui keikutsertaan dalam pelatihan yang diselenggarakan pemerintah, kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG), serta pelatihan internal yang difasilitasi oleh sekolah. Selain itu, pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi mulai diterapkan guna mendukung proses belajar mengajar yang lebih efektif. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam pelaksanaan pembelajaran dan mendorong terciptanya pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Oleh karena itu, dukungan berkelanjutan dalam bentuk pelatihan dan penyediaan fasilitas pendidikan diperlukan untuk menunjang keberhasilan implementasi kurikulum tersebut.