Defrizal Siregar
Institut Bisnis dan Komunikasi Swadaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Personal Branding Melalui Olahraga bagi Generasi Z : Menuju Model PBSI Defrizal Siregar; Winaya Purwanti
JSMA Vol 18 No 1 (2026): JSMA (Jurnal Sains Manajemen dan Akuntansi)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STAN IM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37151/jsma.v18i1.288

Abstract

Generasi Z merupakan kelompok yang lahir pada periode 1997–2012 dan tumbuh dalam lingkungan digital dengan tingkat literasi teknologi dan penggunaan media sosial yang tinggi. Seiring meningkatnya tren gaya hidup sehat, olahraga berkembang tidak hanya sebagai aktivitas fisik, tetapi juga sebagai sarana pembentukan identitas dan personal branding. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas olahraga sebagai instrumen personal branding bagi Generasi Z serta mengembangkan Model Personal Branding–Sport Integration (PBSI). Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020 dengan mensintesis 24 publikasi yang terbit pada periode 2014–2025 dan membahas personal branding, olahraga, media sosial, serta Generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa olahraga berperan dalam pembentukan personal branding Generasi Z melalui empat nilai utama, yaitu disiplin, kepemimpinan, resiliensi, dan orientasi pencapaian. Kajian ini juga menemukan tiga mekanisme utama yang mendukung proses tersebut, yaitu prestasi atletik sebagai bukti kapabilitas, media sosial sebagai sarana penguatan identitas, dan nilai-nilai olahraga sebagai sumber diferensiasi yang autentik. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian mengembangkan Model Personal Branding–Sport Integration (PBSI) yang terdiri atas Athletic Foundation, Value Narrative, Digital Amplification, dan Community Impact. Model ini menjelaskan bagaimana pengalaman olahraga dapat diubah menjadi identitas personal yang kredibel dan memberikan dampak berupa peningkatan kepercayaan publik, perluasan jaringan profesional, serta terbukanya peluang karier bagi Generasi Z
Pengaruh Segmenting, Targeting, dan Positioning terhadap Kinerja Organisasi: Peran Moderasi Kepemimpinan Institusional Defrizal Siregar; Winaya Purwanti; Deni Gustiawan; Mukhid
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 3 (2026): Article Research November 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i3.9699

Abstract

Abstrak: Pertumbuhan klub panahan perlu diimbangi dengan pengelolaan pemasaran strategis dan strategi organisasi yang mampu mendukung keberlanjutan organisasi. Sebagai penyedia jasa olahraga, Klub Panahan ALC menunjukkan perkembangan kemitraan dan jumlah anggota sehingga relevan untuk menguji strategi pemasaran dan kepemimpinan dalam konteks klub panahan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Segmenting, Targeting, dan Positioning (STP) terhadap Kinerja Organisasi serta peran moderasi Kepemimpinan Institusional. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4 terhadap 100 orang tua/wali member aktif ALC. Hasil: Segmenting dan Targeting tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Organisasi, sedangkan Positioning berpengaruh positif dan signifikan (? = 0,422; p < 0,001). Secara bersama-sama, STP menjelaskan 58,8% variasi Kinerja Organisasi (R² = 0,588; Q² = 0,290), dengan kontribusi terbesar berasal dari Positioning. Kepemimpinan Institusional berpengaruh langsung positif dan signifikan terhadap Kinerja Organisasi (? = 0,407; p = 0,001). Efek moderasi hanya ditemukan pada hubungan Segmenting terhadap Kinerja Organisasi dengan arah negatif (? = ?0,123; p = 0,035), sedangkan moderasi pada Targeting dan Positioning tidak signifikan. Kesimpulan: Positioning dan Kepemimpinan Institusional berperan penting dalam mendukung Kinerja Organisasi ALC, sedangkan fungsi moderasi kepemimpinan terhadap STP bersifat spesifik pada komponen tertentu. Kata kunci: Jasa olahraga; Keberlanjutan organisasi; Klub panahan; Pemasaran Strategis; Strategi organisasi