Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTEGRATION OF ISLAMIC VALUES WITH A MULTIDISCIPLINARY APPROACH IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING Tondi Martua Nasution; Elfi Idayani Daulay; Nila Wahyuni Nasution; Nur Laila Annisa Lubis; Mohd Rafiq
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.52831

Abstract

This study explores the integration of Islamic values with a multidisciplinary approach in Islamic Religious Education (Pendidikan Agama Islam/PAI) learning. The objective of this research is to examine how Islamic values can be effectively incorporated into various scientific perspectives to enhance students’ understanding, critical thinking, and holistic character development. The study employs a qualitative descriptive method through literature review and conceptual analysis of relevant educational theories and previous studies. The findings indicate that integrating Islamic values with disciplines such as sociology, psychology, linguistics, and science education can enrich learning experiences and make Islamic education more contextual, meaningful, and applicable to real-life situations. This integrative approach also strengthens students’ spiritual, moral, and intellectual competencies simultaneously. Furthermore, the study concludes that multidisciplinary integration in PAI not only supports cognitive achievement but also fosters character building aligned with Islamic teachings. The implication of this study suggests that educators should adopt flexible and collaborative teaching strategies to bridge religious knowledge with contemporary academic disciplines. However, the study is limited to theoretical analysis and does not include empirical classroom implementation, which opens opportunities for further research in experimental settings. The originality of this study lies in its emphasis on a structured integration model of Islamic values across multiple disciplines within PAI learning contexts.
PENDEKATAN MULTIDISIPLINER DALAM STUDI ISLAM: INTEGRASI PENDIDIKAN, PSIKOLOGI, DAN TEKNOLOGI DI ERA DIGITAL Oki Oktapiani Siregar; Muhammad Iqbal Simanjuntak; Sahat Parulian; Mirsal Angga Sosa Nasution; Mohd Rafiq
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 10 No. 02 (2026): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan (In Progress)
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v10i02.827

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendekatan multidisipliner dalam studi Islam melalui integrasi pendidikan, psikologi, dan teknologi di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan dokumen akademik relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendekatan multidisipliner mampu memperluas ruang lingkup studi Islam melalui integrasi lintas disiplin ilmu sehingga menghasilkan pemahaman yang lebih konstektual terhadap kebutuhan masyarakat modern. Integrasi pendidikan berperan penting dalam mentransformasikan nilai-nilai Islam secara sistematis dan berkelanjutan. Sementara itu, perspektif psikologi memberikan kontribusi signifikan dalam memahami karagteristik kognitif, emosional, serta perkembangan spiritual peserta didik yang memungkinkan terciptanya proses pembelajaran humanis dan adaptif. Peran teknologi menjadi krusial sebagai instrumen yang mendukung inovasi pembelajaran, penelitian, dan dakwah Islam melalui pemanfaatan platform digital dan kecerdasan buatan. Meskipun menawarkan peluang besar seperti peningkatan akses informasi, implementasi ini menghadapi tantangan nyata berupa rendahnya literasi digital, penyebaran informasi keagamaan tidak terverifikasi, serta dampak psikologis penggunaan teknologi yang berlebihan. Oleh karena itu, kesimpulan penelitian ini menekankan bahwa diperlukan sinergi yang kuat antara pendidikan, psikologi, dan teknologi agar studi Islam dapat terus berkembang secara adaptif dan inovatif tanpa mengesampingkan nilai-nilai dasar ajaran Islam. Model integratif ini diharapkan mampu membentuk generasi yang memiliki keseimbangan kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, serta kemampuan digital dalam menjawab tantangan abad ke-21. Implementasi strategi multidisipliner kolaboratif menjadi kunci utama keberhasilan transformasi pendidikan Islam kontemporer yang relevan di masa depan.