Edwina R. Monayo
Universitas Negeri Gorontalo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Resistensi Rifampisin Pasien TB Paru: Gambaran TCM dan Riwayat Pengobatan di RSUD Aloei Saboe Marha Adlita Qayla Bahsuan; Nanang Roswita Paramata; Mohammad Zukri Antuke; Edwina R. Monayo; Yuniarty Antu
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2480

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru tetap menjadi ancaman kesehatan global utama, khususnya TB resisten rifampisin (RR) yang menyulitkan pengobatan dan pengendalian di negara berbeban tinggi seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan menggambarkan hasil pemeriksaan tes cepat molekuler (TCM) dan riwayat pengobatan sebelumnya terkait kejadian RR pada pasien TB paru. Studi deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif menganalisis 75 pasien dari populasi 82 kasus TB paru yang menjalani TCM di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe, Gorontalo (Januari–April 2025), dipilih melalui simple random sampling. Data diekstrak dari rekam medis menggunakan lembar observasi terstruktur yang mencakup demografi, hasil TCM (MTB detected dengan RR detected/RR not detected), dan riwayat pengobatan (TB baru vs. riwayat sebelumnya). Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase melalui SPSS versi 26. Hasil menunjukkan 80% RR not detected dan 20% RR detected, dengan kecenderungan RR lebih tinggi pada laki-laki (73,3%), kelompok usia 36–55 tahun, pendidikan dasar, pekerjaan berisiko rendah sosial-ekonomi, serta pasien dengan riwayat pengobatan sebelumnya (41,3%). TCM terbukti efektif mendeteksi RR yang utamanya berkaitan dengan riwayat pengobatan, sehingga diperlukan skrining terarah dan edukasi kepatuhan untuk mencegah transmisi.
Hubungan Self Stigma dan Self Efficacy dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis pada Pasien TB Paru Nadia Hamzah; Edwina R. Monayo; Sartika Sartika
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 8 No. 3 (2026): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kmjddr17

Abstract

This study aimed to analyze the association between self-stigma, self-efficacy, and adherence to Anti-Tuberculosis Drug (ATD) treatment among pulmonary tuberculosis patients. This study employed a quantitative research design with a cross-sectional approach. The results showed a significant association between self-stigma and adherence to ATD treatment (p-value < 0.05), as well as a significant association between self-efficacy and adherence to ATD treatment (p-value < 0.05). In conclusion, self-stigma and self-efficacy are psychological factors associated with adherence to ATD treatment among pulmonary tuberculosis patients. Lower levels of self-stigma and higher levels of self-efficacy are associated with better patient adherence throughout the course of treatment.   Keywords: Medication Adherence, Pulmonary Tuberculosis, Self-Efficacy, Self-Stigma