Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI EDUKASI KESEHATAN DAN TERAPI RENDAM KAKI AIR HANGAT UNTUK PENGENDALIAN TEKANAN DARAH PADA IBU PREMENOPAUSE Jariana; Rizkika Chairunisa; Shifa Fauziah Fitriani; Yuliyanah
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6802

Abstract

Fase premenopause merupakan masa transisi alamiah dalam kehidupan seorang wanita yang sering kali disertai dengan penurunan hormon estrogen, sehingga meningkatkan kerentanan terhadap penyakit degeneratif seperti hipertensi. Kegiatan pemberdayaan perempuan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan ibu premenopause dalam pengendalian tekanan darah melalui edukasi kesehatan dan terapi rendam kaki air hangat. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Merpati 3, Jatimurni, Bekasi dengan melibatkan 30 ibu premenopause berusia 40-50 tahun. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif meliputi penyuluhan interaktif menggunakan leaflet, demonstrasi praktis terapi rendam kaki, serta evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana persentase pengetahuan kategori baik melonjak dari 75% saat pre-test menjadi 93% pada saat post-test. Terapi rendam kaki air hangat terbukti efektif memicu vasodilatasi pembuluh darah dan relaksasi otot, sehingga membantu mengontrol tekanan darah. Kesimpulannya, pemberdayaan kesehatan terstruktur terbukti efektif meningkatkan literasi kesehatan dan kemampuan perawatan mandiri pada penderita hipertensi.
Percepatan Penurunan Tinggi Fundus Uteri Melalui Mobilisasi Dini Pada Ibu Nifas 6 Jam Shifa Fauziah Fitriani; Rosi Kurnia Sugiharti; Herlina Simanjuntak; Yulianti Yulianti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.2029

Abstract

Masa nifas awal memerlukan pemantauan yang baik karena kontraksi dan involusi uterus berperan penting dalam pemulihan ibu serta pencegahan komplikasi perdarahan. Mobilisasi dini merupakan tindakan sederhana yang dapat mendukung sirkulasi, kontraksi uterus, dan pengeluaran lokia. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan tinggi fundus uteri setelah mobilisasi dini pada ibu nifas 6 jam. Penelitian kuantitatif menggunakan desain Quasi Experiment dengan pendekatan One-Group Pretest-Posttest. Penelitian dilakukan di Praktik Mandiri Bidan Sanih, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Tahun 2026, dengan 30 ibu nifas 6 jam yang memenuhi kriteria inklusi. Sampel dipilih menggunakan quota sampling. Tinggi fundus uteri diukur dalam sentimeter (cm) menggunakan pita ukur (metline) sebelum dan sesudah mobilisasi bertahap yang meliputi miring kanan-kiri, menggerakkan kaki, duduk, berdiri, dan berjalan sesuai kondisi ibu. Analisis menggunakan analisis deskriptif dan Paired Sample t-Test. Rata-rata tinggi fundus uteri menurun dari 13,057 ± 0,8332 cm sebelum intervensi menjadi 11,167 ± 0,8860 cm setelah intervensi, dengan rata-rata penurunan 1,89 ± 0,4037 cm. Uji Paired Sample t-Test menghasilkan t-hitung 25,641 dan p = 0,001. Mobilisasi dini menunjukkan perubahan penurunan tinggi fundus uteri yang bermakna. Mobilisasi bertahap dapat diintegrasikan dalam asuhan nifas awal dengan tetap mengutamakan keselamatan klinis.