Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tauhid-Based Integral Education and Student Academic Achievement: A Case Study at SMP Luqman Al-Hakim Surabaya Mustakim Noreng; Alfi Syahrin; Benny Prasetiya
Immortalis Journal of Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 2 (2026): April - June
Publisher : PT. Caesarindo Triloka Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67307/ijis.v2i2.108

Abstract

Contemporary Islamic education faces the challenge of integrating academic achievement with spiritual and character formation. This study examines the implementation of Tauhid-Based Integral Education (TBIE) at SMP Luqman Al-Hakim Surabaya and explores how this model supports students’ learning motivation, academic character, and achievement orientation. A qualitative descriptive case study design was employed. Data were collected through participant observation, semi-structured interviews with school leaders, teachers, and students, and documentation of curriculum materials, lesson plans, school programs, and achievement records. The data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model through data reduction, data display, and conclusion verification, with credibility strengthened through triangulation, member checking, and peer debriefing. The findings show that TBIE is implemented as an epistemological and pedagogical framework that integrates spiritual, intellectual, and physical dimensions into curriculum planning, classroom instruction, and school culture. The internalization of tauhid values is perceived to strengthen students’ intrinsic motivation, discipline, academic honesty, and learning engagement. Documentary data also indicate that the school demonstrates strong academic performance through AKM results and academic competitions. This study argues that TBIE can support academic achievement by shaping students’ self-regulation and learning character, although causal claims require further quantitative or longitudinal investigation. The study contributes to Islamic education scholarship by offering a case-based model of value-integrated learning that connects spiritual consciousness, character formation, and academic development.
Implementasi Pendidikan Integral Berbasis Tauhid dalam Meningkatkan Prestasi Akademik  Siswa SMA Integral Hidayatullah Tanjung Selor Mustakim Noreng; Khoiriyah
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 4 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Januari)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan nasional di Indonesia menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan capaian akademik dan pembentukan karakter spiritual peserta didik. Dominasi orientasi kognitif dalam praktik pembelajaran dinilai belum sepenuhnya membentuk kepribadian siswa secara integral. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Pendidikan Integral Berbasis Tauhid serta kontribusinya terhadap peningkatan prestasi akademik siswa di SMA Integral Hidayatullah Tanjung Selor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa, sedangkan objek penelitian berfokus pada proses integrasi nilai tauhid dalam kurikulum, pembelajaran, dan budaya sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Integral Berbasis Tauhid diimplementasikan secara sistemik melalui integrasi nilai keimanan dalam perencanaan pembelajaran, internalisasi adab dan akhlak dalam interaksi pedagogis, keteladanan guru (uswah hasanah), serta pembiasaan religius yang terstruktur dalam budaya sekolah. Temuan ini sejalan dengan teori pendidikan holistik yang menekankan kesatuan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta teori integrasi ilmu dan iman dalam paradigma pendidikan Islam. Implementasi tersebut berkontribusi positif terhadap peningkatan motivasi intrinsik, regulasi diri (self-regulated learning), kedisiplinan, dan tanggung jawab akademik siswa, yang berdampak pada peningkatan capaian akademik. Penelitian ini menegaskan bahwa model pendidikan berbasis tauhid memiliki peran signifikan dalam membentuk karakter spiritual sekaligus mendukung prestasi akademik secara berkelanjutan di jenjang pendidikan menengah.