Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kesiapan Transformasi Digital dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Analisis Kebutuhan Guru terhadap Perencanaan Pembelajaran dan Materi Ajar Ria Sunnisak; Maya Safitri; Sri Maulida
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.7586

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, integrasi teknologi digital dalam perencanaan pembelajaran dan pengembangan materi ajar masih menjadi tantangan bagi banyak guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan perencanaan pembelajaran dan materi ajar Pendidikan Agama Islam di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory. Data kuantitatif dikumpulkan melalui penyebaran angket kepada guru Pendidikan Agama Islam, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap perencanaan pembelajaran dan materi ajar berbasis digital berada pada kategori tinggi. Guru memiliki kebutuhan yang tinggi terhadap pengembangan modul ajar digital (87,5%), media pembelajaran interaktif (84,2%), video pembelajaran (89,3%), serta peningkatan kompetensi digital (91,4%). Penelitian juga menemukan berbagai kendala, antara lain keterbatasan kompetensi digital guru, kurangnya pelatihan teknologi pendidikan, keterbatasan fasilitas pendukung, keterbatasan waktu pengembangan media, dan kualitas jaringan internet. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kompetensi digital guru dan pengembangan perangkat pembelajaran berbasis teknologi menjadi kebutuhan utama dalam mendukung efektivitas pembelajaran PAI. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kelembagaan yang berkelanjutan, program pengembangan profesional guru, dan inovasi sumber belajar digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era digital.
Strategi Pembelajaran PAI Dalam Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadis Di Pesantren Miftahul Falah Mursalin; Maya Safitri; ria sunnisak
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8474

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dikembangkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadis. Di lingkungan pesantren, kemampuan tersebut diperlukan agar siswa tidak hanya memahami materi secara tekstual, tetapi juga mampu menganalisis, mengevaluasi, dan mengaplikasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran PAI dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadis di Pesantren Miftahul Falah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan pimpinan pesantren, guru Al-Qur'an Hadis, dan siswa sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang diterapkan meliputi diskusi kelompok, tanya jawab, problem solving, presentasi, dan kajian kontekstual. Strategi tersebut mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam menganalisis kandungan ayat dan hadis, mengemukakan pendapat secara logis, memecahkan masalah berdasarkan nilai-nilai Islam, serta menghubungkan materi pembelajaran dengan realitas kehidupan. Keberhasilan strategi pembelajaran didukung oleh kompetensi guru, lingkungan belajar yang kondusif, serta dukungan pimpinan pesantren. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa (student-centered learning) memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadis.
Implementasi materi ajar PAI (Thaharah) berbasis kontekstual dalam kitab fathul qarib di pesantren Ummul Ayman Dahrul Azmi; Maya Safitri; Ria Sunnisak
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8475

Abstract

Pembelajaran thaharah di pesantren umumnya masih berorientasi pada pemahaman tekstual kitab fikih sehingga santri mengalami kesulitan dalam menghubungkan materi dengan realitas kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang mampu mengaitkan materi ajar dengan pengalaman nyata peserta didik agar pembelajaran menjadi lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi materi ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) pada materi thaharah berbasis kontekstual dalam Kitab Fathul Qarib di Pesantren Ummul Ayman, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya, serta menganalisis dampaknya terhadap pemahaman dan praktik thaharah santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran thaharah berbasis kontekstual dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang mengintegrasikan materi Kitab Fathul Qarib dengan pengalaman nyata santri. Pembelajaran dilakukan melalui metode ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung sehingga meningkatkan keterlibatan santri dalam proses pembelajaran. Faktor pendukung meliputi kompetensi guru, lingkungan pesantren yang kondusif, dan ketersediaan sumber belajar, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan santri, dan minimnya media pembelajaran pendukung. Implementasi pembelajaran berbasis kontekstual terbukti meningkatkan pemahaman, keterampilan praktik, dan kesadaran santri dalam menerapkan konsep thaharah sesuai tuntunan syariat Islam.
Pengaruh Penggunaan Media Canva pada Mata Pelajaran Bahasa Arab di Kelas V MIN 35 Bireuen Sri Maulida; Maya Safitri; Ria Sunnisak
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8805

Abstract

Perkembangan teknologi pendidikan mendorong guru untuk memanfaatkan media pembelajaran digital guna meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar. Salah satu media pembelajaran digital yang dapat digunakan dalam pembelajaran Bahasa Arab adalah Canva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Canva terhadap hasil belajar Bahasa Arab siswa kelas V MIN 35 Bireuen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen melalui model one group pre-test dan post-test. Sampel penelitian berjumlah 18 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test siswa sebesar 55, sedangkan nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 78. Nilai rata-rata post-test tersebut telah melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan sekolah yaitu 70. Hasil analisis statistik menggunakan uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test. Hasil observasi juga menunjukkan peningkatan keaktifan, perhatian, dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, penggunaan media Canva terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Arab siswa serta mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik.