Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literature Review: Dampak Media Sosial Terhadap Gangguan Kecemasan dan Perilaku Self-Injury (Self -Harm) pada Remaja Rizky Gumilang Pahlawan; Cintia Sukma Nurjanah; Agni Noviani; Selvi Dwi Habibah; Asti Muthia Hasanah; Tia Adita Febriani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 6 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sciencejurnalkesehatanmasyarakatdanteknologiterapan.v2i6.412

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan penggunaan media sosial yang semakin meningkat memberikan dampak positif maupun negatif terhadap kesehatan mental remaja. Penggunaan media sosial yang tidak terkontrol dapat memicu gangguan kecemasan yang berpotensi berkembang menjadi perilaku self-injury. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan media sosial, gangguan kecemasan, dan perilaku self-injury serta mengidentifikasi intervensi yang efektif dalam mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan kualitatif melalui penelusuran jurnal nasional dan internasional pada database Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed tahun 2021–2025. Seleksi literatur dilakukan berdasarkan pedoman PRISMA hingga diperoleh 6 artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis secara sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang tidak terkontrol berhubungan dengan meningkatnya gangguan kecemasan pada remaja yang dapat berkembang menjadi perilaku self-injury. Faktor utama yang memengaruhi meliputi cyberbullying, perbandingan sosial, dan kecanduan media sosial, sementara konseling kelompok dan terapi expressive writing terbukti efektif dalam menurunkan kecemasan.  
Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan dan Pencegahan Vaginitis pada Remaja SMK Rajawali Budi Rustandi; Theophylia Melisa Manumara; Agni Noviani; Sevie Nuraini; Nayla Nurkhairun Nisa; Mesi Lestari; Risa Ismaya; Selvina Selvina; Kheisya Permana Putri; Nadiah Maratu Solihah; Meita Zeta Zetira; Siti Fatimatu Jahra Nurazijah; Arin Aulia Sabrina; Moch Rifki Mubarok
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdgcsm82

Abstract

Vaginitis is a common reproductive health issue among adolescent girls and can affect their health and quality of life. A lack of knowledge regarding reproductive health, genital hygiene and infection prevention are factors contributing to the high incidence of vaginitis among adolescents. Various studies indicate that a lack of good personal hygiene practices can increase the risk of reproductive tract infections. Findings indicate that health education delivered through various methods, such as audiovisual media, educational videos, leaflets, peer groups, and digital applications, can improve adolescents’ knowledge, attitudes, and behaviours regarding the maintenance of reproductive organ hygiene. It was found that poor genital hygiene practices are significantly associated with an increased incidence of vaginitis. Health education delivered in a structured and continuous manner has been shown to help adolescents understand the importance of maintaining reproductive health and adopting appropriate preventive behaviours. Therefore, health education needs to be continuously developed and integrated into school activities to support improvements in adolescent girls’ reproductive health and reduce the risk of vaginitis.