Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Speak with Impact, Brand with Purpose: Membangun Digital Personal Branding bagi Siswa-Siswi SMPN54 Jakarta Herman Purba; Azalia Gerungan; Rachel Mia Lorenza Lbn. Toruan; Audrey Adeline; Lenny Theresia Marie Turangan; Rizaldi Parani
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1302

Abstract

Pelatihan membangun personal branding, kecakapan dalam berbicara di depan publik, dan mengelola media sosial menjadi penting untuk dilakukan kepada siswa-siswi kelompok usia remaja di SMPN 54 Jakbar. Hal ini menjadi bekal menghadapi berbagai tantangan dan persaingan di era digital. Pelatihan yang dilakukan meliputi: (1) pengenalan cyberbullying dan upaya pencegahannya, (2) etika berinteraksi di ruang digital, (3) praktik dasar public speaking menggunakan dari Greene (2009), (4) pengenalan personal branding bagi remaja, dan (5) workshop pembuatan konten digital sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan baik dan lancar. Tujuan dari kegiatan juga sudah tercapai yaitu pelatihan membangun personal branding, kecakapan berbicara di depan publik, dan mengelola media sosial dengan bijak. Setiap kelompok yang membuat konten bertemakan rangkuman materi pelatihan dan diunggah di media sosial sebagai bagian dari upaya para siswa/i untuk mulai membangun personal branding di ruang digital. Kegiatan ini diharapkan dapat menyelenggarakan pelatihan serupa yang lebih banyak menekankan pada aktivitas workshop praktik sehingga dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.
PERAN HUMAS DALAM MENINGKATKAN LAYANAN PUBLIK DI KANTOR WILAYAH KEMENKUMHAM SUMATERA UTARA Mega Ulva Sari Sihombing; Rachel Mia Lorenza Lbn. Toruan; Nurleli Nurleli
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6718

Abstract

Abstract: In government organizations, public relations provide citizens with access to necessary information, prioritizing their interests to uphold principles of good governance. Public information transparency plays a crucial role; furthermore, the information conveyed must be accurate, clear, and timely. The Regional Office of the Ministry of Law and Human Rights in North Sumatra also serves as a public information portal, collaborating with mass media to disseminate information to public. This study examines the role of public relations in enhancing the quality of public services at the Regional Office of the Ministry of Law and Human Rights (Kemenkumham) in North Sumatra. Employing a descriptive qualitative approach, the study illustrates the public relations function as a communication liaison, relationship manager, and positive image builder, all aimed at supporting effective, transparent, and responsive public services. The findings indicate that public relations actively disseminate information, facilitates communication between the government and the public, and builds public trust to improve the quality of legal administration and human rights services. Keywords: Public Relations; Public Services; Communication; Ministry of Law and Human Rights; North Sumatra   Abstrak: Dalam organisasi pemerintah, humas memberi warga akses terhadap informasi yang mereka butuhkan, memprioritaskan kepentingan mereka untuk memastikan permasalahan pemerintahan yang baik. Transparansi informasi publik memainkan peran yang sangat penting. prinsip-prinsip pemerintahan yang baik; selanjutnya, informasi yang disampaikan harus akurat, sederhana, dan cepat. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara juga berfungsi sebagai portal informasi publik, bekerja sama dengan media massa untuk menyebarkan informasi kepada masyarakat secara luas. Penelitian ini mengkaji peran humas dalam meningkatkan kualitas layanan publik di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Utara. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggambarkan fungsi humas sebagai penghubung komunikasi, pengelola hubungan, dan pembentuk citra positif guna mendukung layanan publik yang efektif, transparan, dan responsif. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa humas aktif menyampaikan informasi, memfasilitasi komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, serta membangun kepercayaan publik untuk meningkatkan mutu layanan administrasi hukum dan hak asasi manusia. Kata kunci: Humas; Layanan Publik; Komunikasi; Kemenkumham; Sumatera Utara
OPINI KHALAYAK PADA COCAST MENTAL HEALTH EPISODE 9 TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU GEN Z DI KOMISI KEPEMUDAAN KEUSKUPAN AGUNG MEDAN Saurma MGP Siahaan; Salman Hasibuan; Rachel Mia Lorenza Lbn. Toruan; Yasinta Vika Laia
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6719

Abstract

Abstract: This study aims to examine audience opinions regarding the "Cocast Mental Health" program (Episode 9) and its impact on behavioral changes among Generation Z members of the Youth Commission of the Archdiocese of Medan. The study employs behavioral change theory and the concept of audience opinion, utilizing a qualitative approach. Data was collected through in-depth interviews with Youth Commission members who had watched the episode. A thematic analysis was conducted to identify emerging patterns of opinion and behavioral changes. The results indicate that the "Cocast Mental Health" episode had a positive impact by enhancing Gen Z's understanding of and awareness regarding mental health. Predominant audience opinions were positive, particularly regarding the communicative and relevant presentation of the material; this fostered behavioral changes such as increased openness in discussing mental health, improved stress management, and active participation in activities supporting psychological well-being. Furthermore, a reduction in negative perceptions regarding mental health issues was observed among Gen Z, reflected in more empathetic and supportive attitudes. This study underscores the importance of digital educational media—such as "Cocast Mental Health"—as an effective instrument for shaping constructive public opinion and fostering positive behavioral changes among the younger generation. Keywords: Public Opinion; Mental Health; Gen Z Behavior   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui opini khalayak pada episode 9 program Cocast Mental Health terhadap perubahan perilaku Generasi Z di Komisi Kepemudaan Keuskupan Agung Medan. Penelitian ini menggunakan Teori perubahan perilaku dan konsep Opini Khalayak dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan anggota Komisi Kepemudaan yang telah mengikuti episode tersebut. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola opini dan perubahan perilaku yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa episode Cocast Mental Health memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran Gen Z terhadap kesehatan mental. Opini khalayak yang dominan bersifat positif terhadap penyajian materi yang komunikatif dan relevan, sehingga mendorong perubahan perilaku berupa peningkatan keterbukaan dalam berdiskusi tentang kesehatan mental, pengelolaan stres yang lebih baik, serta partisipasi aktif dalam kegiatan yang mendukung kesejahteraan psikologis. Selain itu, ditemukan adanya penurunan pandangan negatif terhadap masalah mental di kalangan Gen Z yang tercermin dari sikap lebih empatik dan suportif. Penelitian ini menegaskan pentingnya media edukasi digital seperti Cocast Mental Health sebagai instrumen efektif dalam membentuk opini publik yang konstruktif dan mendorong perubahan perilaku positif di kalangan generasi muda. Kata kunci: Opini Khalayak; Mental Health; Perilaku Gen Z