Urgensi penelitian ini adalah perlunya meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik sekolah dasar melalui penerapan model Project Based Learning berbasis Wordwall yang inovatif dan sesuai dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21 Keterampilan berpikir kreatif memiliki peran penting yang harus dimiliki oleh peserta didikĀ guna menghadapi beragam tantangan yang muncul, baik selama proses pembelajaran maupun dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. Meninjau permasalahan tersebut, penelitian ini berfokus pada kurang terukurnya pemahaman berpikir kreatif peserta didik di SD Negeri 1 Natar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning berbasis wordwall terhadap kemampuan berpikir kreatif IPAS peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment nonequivalent control group design. Populasi berjumlah 88 dan sampel yang digunakan yaitu 28 peserta didik kelas VC dan 30 peserta didik kelas VB, sampel ditentukan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa soal uraian dan non tes berupa observasi. Data dianalisisĀ menggunakan uji N-Gain dan uji hipotesis menggunakan uji regresi linier sederhana serta uji T dengan hasil nilai signifikansi uji regresi linier sederhana sebesar 0,000 < 0,05, dan hasil nilai uji T sebesar 0,31 < 0,05 sehingga Ha diterima. Rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,4420 lebih tinggi dibanding kelas kontrol sebesar 0,3928 meskipun keduannya berada pada kategori sedang. Hasil penelitian ini adalah model Project Based Learning berbasis wordwall berpengaruh signifikan dan lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif IPAS peserta didik kelas V SD Negeri 1 Natar tahun ajaran 2025/2026.