Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDIDIKAN KARAKTER NILAI SEMANGAT KEBANGSAAN DI SEKOLAH DASAR Nurhayati
Elementary School and Education Journal Vol. 2 No. 1 (2026): ESEJ- ELEMENTARY SCHOOL AND EDUCATION JOURNAL
Publisher : Elementary School and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67157/zgv3tx34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman pendidikan karakter semangat kebangsaan di SDN Renda 1 Kecamatan Belo. Bentuk penelitian ini deskriptif kualitatif. Pengumpulan data melaluiwawancara, observasi, dan studidokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Implementasi pendidikan karakter nilai semangat kebangsaan di SDN Renda 1 Kecamatan Belo dilakukan melalui integrasi dalam proses pembelajaran, dalam aspek pembelajaran, guru melakukan pengintegrasian nilai karakter semangat kebangsaan ke dalam perencanaan pembelajaran, mata pelajaran, kegiatan kokurikuler, dan kegiatan ekstrakurikuler. Serta pembiasaan menyanyikan lagu wajib nasional untuk penanaman karakter semangat kebangsaan dilakukan kegiatan rutin.
PERSEPSI GURU TERHADAP IMPLEMENTASI MODEL PROJECT BASED LEARNING DI SEKOLAH DASAR Sigit Arvianto Sigit; Handoko Aji Wardana; Nurhayati
Elementary School and Education Journal Vol. 2 No. 1 (2026): ESEJ- ELEMENTARY SCHOOL AND EDUCATION JOURNAL
Publisher : Elementary School and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru Sekolah Dasar (SD) terhadap model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif. Kegiatan yang dilakukan pada adalah wawancara dan observasi yang bertujuan untuk mengetahui pandangan guru terhadap model pembelajaran PjBL. Subjek adalah guru di Sekolah Dasar sebanyak 15 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar pengamatan dan daftar pertanyaan. Hasil analisis digunakan untuk mengetahui pandangan guru terhadap model pembelajaran PjBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 11 dari 15 guru belum melaksanakan model pembelajaran PjBL. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar guru masih merasa kesulitan dalam menerapkan model pembelajaran PjBL.
TINJAUAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS DI SEKOLAH DASAR Sigit Arvianto; Nurhayati
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis implementasi model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Kajian dilakukan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menelusuri artikel ilmiah dari berbagai basis data seperti Google Scholar dan Semantic Scholar yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020–2025. Proses seleksi literatur dilakukanmelalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi berdasarkan kriteria tertentu, sehingga diperolehsebelas artikel penelitian yang relevan dengan topik kajian. Analisis terhadap artikel-artikel tersebut menunjukkan bahwa implementasi model PBL dalam pembelajaran IPAS secara konsisten memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik sekolah dasar. Peningkatan tersebut terlihat dari kenaikan nilai rata-rata hasil belajar, persentase ketuntasan belajar, serta perbandingan skor pretest dan posttest pada berbagai penelitian. Selain meningkatkan aspek kognitif, penerapan PBL juga mampu mendorong aktivitas belajar, motivasi, serta keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah peserta didik melalui proses investigasi dan diskusi kelompok yang berbasis pada permasalahan kontekstual. Keberhasilan implementasi PBL dipengaruhi oleh beberapa faktor pendukung, antara lain kemampuan guru dalam merancang masalah autentik yang relevan dengan kehidupan peserta didik, penggunaan media pembelajaran yang menarik, serta terciptanya kerja sama kelompok yang efektif. Berdasarkan sintesis literaturyang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa model PBL merupakan pendekatan pembelajaran yang efektif dan relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar serta mendukung pengembangan kompetensi abad ke-21 pada peserta didik.