Noviati
Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan dan Edukasi Pencegahan Hipertensi pada Masyarakat Desa Lambangi Kecamatan Kolono Timur Kabupaten Konawe Selatan Noviati; Titi Saparina; Abdul Rahim Sya`ban; Toto Surianto S.; Wa Ode Yuliastri; La Ode Ardiansyah; Fadilla Ananda; Wilin Agustina; Doni Harianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v5i1.1738

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan hipertensi di Desa Lambangi, Kecamatan Kolono Timur, Kabupaten Konawe Selatan. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, penyuluhan kesehatan melalui ceramah dan diskusi, serta pembagian media edukasi berupa poster dan leaflet. Materi yang diberikan mencakup faktor risiko, komplikasi, dan upaya pencegahan hipertensi melalui pola hidup sehat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara berkala dan penerapan gaya hidup sehat untuk mencegah hipertensi. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Peningkatan Literasi dan Skrining Kesehatan Mental Berbasis Komunitas untuk Mencegah Gangguan Mental Armayani; Mimi Yati; Dewi Sari Pratiwi; Noviati; Laode Muhammad Adlu; La Ode Muhammad Arsyi; Artha Yuni Sucitra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v5i1.1743

Abstract

Kesehatan mental merupakan komponen kesehatan yang sering terabaikan di masyarakat. Rendahnya literasi kesehatan mental dan minimnya deteksi dini melalui skrining menyebabkan banyak kasus gangguan mental tidak tertangani secara optimal di tingkat komunitas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental masyarakat Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan Community-Based Participatory Research (CBPR) dengan melibatkan 105 peserta Penyuluhan dilakukan secara interaktif menggunakan media audiovisual, leaflet, dan diskusi kelompok terfokus (FGD). Evaluasi literasi menggunakan instrumen Mental Health Literacy Questionnaire-Short Version Adult (MHLq-SVa) melalui pre-test dan post-test. Skrining kesehatan mental dilaksanakan menggunakan tiga instrumen terstandarisasi, yaitu Self-Reporting Questionnaire-20 (SRQ-20), Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9), dan Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7). Analisis data menggunakan uji statistik paired t-test. Terjadi peningkatan rata-rata skor literasi kesehatan mental yang signifikan dari 48,4 (pre-test) menjadi 78,5 (post-test), dengan persentase peningkatan sebesar 62,2% (p-value = 0,000). Hasil skrining SRQ-20 menunjukkan 29,5% peserta berisiko gangguan mental umum. Skrining PHQ-9 mengidentifikasi 41,9% peserta dengan gejala depresi, dan GAD-7 menemukan 39,0% peserta dengan gejala kecemasan pada berbagai tingkat keparahan. Sebanyak 18 peserta (17,1%) dirujuk ke fasilitas kesehatan untuk penanganan lebih lanjut. Integrasi program peningkatan literasi dan skrining kesehatan mental berbasis komunitas terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat sekaligus mendeteksi dini kasus gangguan mental yang belum tertangani. Pendekatan CBPR dengan pelibatan aktif kader kesehatan lokal menjadi kunci keberhasilan program. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam layanan kesehatan primer yang berkelanjutan.