Nur Hayani Lubis
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Prinsip Maqashid Syariah dalam Pengembangan Layanan Digital Perbankan Syariah: Kajian Kualitatif Nur Hayani Lubis; Saidah Rihalah; Jureid; Yahya Mardana; Mhd. Ariel Zumaedi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7587

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip maqashid syariah dalam pengembangan layanan digital perbankan syariah. Maqashid yang mencakup perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta digunakan sebagai panduan normatif untuk menilai kesesuaian desain, tata kelola, dan kebijakan layanan digital. Tujuan penelitian iniĀ  adalah untuk mengevaluasi seberapa jauh prinsip maqashid diterapkan dalam layanan digital perbankan syariah dan menemukan tantangan serta peluang implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, analisis dokumen kebijakan institusi dan fatwa, serta kajian kasus sekunder pada inovasi digital dalam perbankan syariah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa maqashid diterapkan melalui kebijakan privasi dan perlindungan data, mekanisme keamanan transaksi, fitur edukasi produk untuk mencegah praktik non-syariah, dan kebijakan produk yang menekankan keadilan serta perlindungan nasabah. Namun, penerapan masih terhambat oleh kurangnya pedoman operasional penerapan maqashid untuk teknologi baru, perbedaan interpretasi di antara pihak-pihak terkait, dan kekurangan regulasi mengenai interoperabilitas dan transparansi. Rekomendasi mencakup penyusunan panduan operasional maqashid untuk inovasi digital, penyelarasan fatwa dan regulasi, serta pengembangan indikator kepatuhan syariah khusus untuk layanan digital. Temuan ini penting bagi akademisi, regulator, dan praktisi perbankan syariah yang mengembangkan layanan digital berbasis maqashid.
Kepatuhan Terhadap Prinsip-Prinsip Syariah Pada Investasi Dalam Sektor Properti Syariah Nur Hayani Lubis; Siti Sarah; Thalita Nur Hifda; Paisal Rahmat
Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : PT. Tangrasula Tekno Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61896/jeki.v4i2.208

Abstract

ABSTRAK Investasi dalam sektor properti syariah semakin diminati sebagai alternatif yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam, khususnya dalam menghindari riba, gharar, dan transaksi spekulatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kepatuhan pelaku usaha dan investor terhadap prinsip syariah dalam investasi properti di Indonesia, yang mencakup aspek struktur akad, mekanisme pendanaan, pengelolaan risiko, serta penggunaan aset real estat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi pustaka (library research), melalui penelaahan berbagai literatur, regulasi, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan investasi properti syariah tidak hanya ditentukan oleh aspek finansial, tetapi juga oleh tingkat integritas dalam penerapan prinsip syariah, khususnya melalui penggunaan akad seperti murabahah, ijarah, dan musyarakah, serta pengawasan oleh lembaga atau dewan syariah yang kompeten. Dengan demikian, kepatuhan terhadap prinsip syariah menjadi faktor penting dalam mewujudkan investasi properti yang halal, berkelanjutan, dan beretika bagi investor Muslim. ABSTRACT Investment in the Islamic property sector has increasingly gained attention as an alternative that aligns with Islamic principles, particularly in avoiding riba (usury), gharar (uncertainty), and speculative transactions. This study aims to analyze the level of compliance of business actors and investors with Sharia principles in property investment in Indonesia, encompassing aspects such as contract structures, financing mechanisms, risk management, and the utilization of real estate assets. This research employs a descriptive qualitative approach using a library research method, through a systematic review of relevant literature, regulations, and previous studies. The findings indicate that the success of Islamic property investment is not solely determined by financial factors, but also by the level of integrity in the implementation of Sharia principles, particularly through the application of contracts such as murabahah, ijarah, and musyarakah, as well as supervision by competent Sharia boards or institutions. Therefore, compliance with Sharia principles plays a crucial role in establishing property investment that is halal, sustainable, and ethically grounded for Muslim investors.