Di tengah pesatnya kemajuan teknologi digital yang membuka berbagai peluang baru dalam memperkaya pengalaman belajar sains, kenyataan di banyak kelas justru masih memprihatinkan karena rendahnya keterlibatan siswa akibat dominasi metode ceramah yang kurang variatif. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengkaji dampak yang ditimbulkan oleh video instruksional berbantuan Canva terhadap capaian hasil belajar siswa dalam memahami topik suhu dan perubahannya. Sebanyak 52 siswa kelas VII SMP Negeri 2 Suwawa yang dipilih melalui cluster random sampling dilibatkan dalam penelitian ini, terbagi rata menjadi 26 siswa di kelompok eksperimen dan 26 siswa di kelompok kontrol, dengan menerapkan pendekatan kuasi-eksperimen melalui rancangan Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Data yang terkumpul dianalisis melalui serangkaian uji statistik meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t, yang kemudian diperkuat dengan perhitungan Normalized Gain atau N-Gain guna mengukur seberapa besar peningkatan yang terjadi. Capaian kognitif pada seluruh indikator meningkat signifikan, dengan rentang C1 hingga C4 naik dari 22–35% menjadi 76–85%. Perbedaan kategori terlihat jelas dari perolehan skor N-Gain kedua kelompok, yakni kelompok eksperimen yang berhasil mencapai angka 0,78 dalam kategori tinggi, berbanding dengan kelompok kontrol yang hanya memperoleh 0,75 dalam kategori sedang. Pada taraf signifikansi 5%, nilai t hitung yang diperoleh terbukti melampaui nilai t tabel, sehingga hipotesis alternatif yang diajukan dalam penelitian ini pun dinyatakan diterima berdasarkan hasil pengujian statistik yang telah dilakukan. Video instruksional berbantuan Canva terbukti menjadi media yang efektif dalam mendorong peningkatan hasil belajar IPA, sekaligus membuka potensinya sebagai solusi praktis dalam modernisasi pembelajaran di kelas.