Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluation of Antioxidant and Cytotoxicity Activities of Mimosa pudica Linn. Leaf Extract Combined with Silver Nanoparticles (AgNPs) Against Human Colorectal Cancer HCT116 Cell Rahmad Fajral Ilhami; Dian Pertiwi; Dessy Arisanty; Yanti Rahayu
Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/biomedich.2026.151.1129-1138

Abstract

Colorectal cancer is one of the leading causes of cancer-related morbidity and mortality worldwide, with oxidative stress playing a pivotal role in colorectal carcinogenesis. The limitations of conventional therapies, including systemic toxicity and drug resistance, have driven the exploration of alternative therapeutic agents derived from natural products. Mimosa pudica Linn. leaves are known to contain bioactive compounds with antioxidant and anticancer properties; however, their clinical application is limited by poor biopharmaceutical characteristics. The combination of Mimosa pudica leaf extract with silver nanoparticles (AgNPs) is expected to enhance its biological efficacy through nanotechnology-based drug delivery systems. This study was conducted as an in vitro experimental investigation. Mimosa pudica Linn. leaf extract was prepared using an extraction method and subsequently combined with silver nanoparticles. Antioxidant activity was evaluated using the DPPH assay, with ascorbic acid serving as a positive control. Cytotoxic activity against the human colorectal cancer cell line HCT116 was assessed using the MTT assay to determine cell viability and IC50 values. Statistical analyses were performed to evaluate differences among treatment groups. The results demonstrated that Mimosa pudica Linn. leaf extract exhibited significant antioxidant activity, although it was lower than that of ascorbic acid. In cytotoxicity assays, the leaf extract reduced HCT116 cell viability in a dose-dependent manner. Notably, the combination of Mimosa pudica leaf extract with silver nanoparticles produced a more pronounced cytotoxic effect compared to the extract alone, as indicated by a greater reduction in cell viability and lower IC50 values. In conclusion, Mimosa pudica Linn. leaf extract possesses antioxidant and cytotoxic activities against HCT116 colorectal cancer cells. Its combination with silver nanoparticles enhances cytotoxic potency, highlighting its potential as a nanomedicine-based anticancer candidate for colorectal cancer therapy.
Program Edukasi Hidrasi Anak Sekolah Full Day di SDIT Alam Ar-Royyan Kota Padang Aulia Sepriadina Larasati; Ulya Uti Fasrini; Noverika Windasari; Desmawati Desmawati; Linosefa Linosefa; Dessy Arisanty
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7657

Abstract

Konsumsi air yang cukup sesuai rekomendasi berperan penting bagi fungsi kognitif dan kesehatan anak. Akan tetapi, masih dijumpai anak sekolah dasar yang belum memahami manfaat mencukupi kebutuhan air tubuh. Program pengabdian ini bertujuan menilai sekaligus meningkatkan pengetahuan tentang hidrasi pada siswa kelas 4 dan 5 di sekolah dasar full day berbasis alam. Mitra program adalah SDIT Alam Ar-Royyan di Kota Padang. Metode yang digunakan berupa edukasi interaktif selama tiga sesi selama tiga minggu. Setiap sesi diawali pengarahan dan pre-test, dilanjutkan penyampaian materi melalui media audio visual, permainan, serta tanya jawab. Post-test dan penguatan materi dilaksanakan dua hari setelahnya. Instrumen penilaian menggunakan kuesioner cetak dan dianalisis secara deskriptif. Sebanyak dua puluh tiga siswa mengikuti pertemuan pertama, dengan tujuh belas siswa menyelesaikan seluruh rangkaian program. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang bermakna yaitu sebesar 96,1% siswa mengalami kenaikan skor pengetahuan dan 76,5% berpengetahuan “baik”. Ukuran kelompok yang kecil mendukung interaksi, fokus, dan umpan balik yang lebih personal. Hambatan utama adalah penjadwalan dan ketidakhadiran sebagian siswa. Penetapan jadwal melalui nota kesepahaman dengan bagian kurikulum, pelibatan orang tua dan guru melalui diskusi kelompok terarah, serta pemantauan kebiasaan minum harian di kelas diperlukan untuk keberlanjutan program.