Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi yang menuntut penalaran dan pemecahan masalah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses berpikir kritis dan kreatif siswa, serta upaya guru dalam meningkatkan kemampuan tersebut dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis proses tahapan berpikir kritis dan kreatif siswa dalam pembelajaran Matematika di MTs Al-Hakimiyah Paringgonan dan menganalisis upaya upaya guru dalam tercapainya siswa yang berpikir kritis dan kreatif siswa dalam pembelajaran Matematika di MTs Al- Hakimiyah Paringgonan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah enam siswa kelas VII MTs Al-Hakimiyah Paringgonan yang dipilih berdasarkan rekomendasi guru matematika. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir kritis siswa dapat diidentifikasi melalui tahapan memahami masalah, mengumpulkan informasi, menentukan strategi penyelesaian, menyelesaikan masalah, serta mengevaluasi kembali hasil. Sementara itu, proses berpikir kreatif siswa terlihat dari kemampuan menyajikan kembali masalah dengan bahasa sendiri, mengembangkan berbagai ide, menggunakan strategi penyelesaian yang bervariasi, serta memeriksa kembali hasil pekerjaan. Selain itu, guru berupaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif melalui pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif, pemberian soal terbuka, serta pendampingan belajar siswa.