Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Dukungan Sosial dengan Psychological Well-Being Pada Remaja SMA Negeri 8 Banjarmasin Rina Aisya Septia; Muhammad Anwari; Hanura Aprilia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41105

Abstract

Perkembangan psikologis remaja merupakan hasil dari interaksi kompleks antara faktor internal dan eksternal, di mana dukungan sosial berfungsi sebagai mekanisme perlindungan yang fleksibel dan adaptif. Dukungan sosial membantu remaja menghadapi stressor dan tantangan perkembangan menjadi esensial dalam membangun psychological well-being yang baik. Data dari Dinkes Kota Banjarmasin menunjukkan prevalensi depresi mencapai 316 orang pada populasi usia ≥15 tahun. Studi pendahuluan pada 10 siswa SMA Negeri 8 Banjarmasin mengungkapkan bahwa meskipun mayoritas menerima dukungan sosial dari berbagai sumber, sebagian signifikan masih mengalami kekurangan yang berpotensi mempengaruhi psychological well-being mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan sosial dengan psychological well-being pada remaja SMA Negeri 8 Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif korelasional dengan desain cross-sectional melibatkan 175 responden dari kelas XI. Dukungan sosial diukur menggunakan Skala CASSS dengan 40 item mencakup dukungan dari orang tua, guru, teman sekelas, dan teman dekat. Psychological well-being diukur dengan Ryff's Psychological Well-Being Scale (43 item) mengukur enam dimensi: penerimaan diri, hubungan positif, kemandirian, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi p<0,05. Penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden menerima dukungan sosial tinggi (53,7%), sementara psychological well-being mayoritas berada pada kategori cukup (96,6%). Analisis mengungkapkan korelasi positif signifikan antara dukungan sosial dan psychological well-being mengindikasikan bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang diterima, semakin baik psychological well-being remaja.
PEMBUATAN PESTISIDA NABATI DARI KULIT BAWANG DI DESA BUNGIN Ica Lisnawati; Ahmad Muhaimin; Ghina Rahima; Irma Nadia Yanti; Khusnul Khotimah; Raida; Jaida Rahma; Nabila Sativa; Chinta Kartika Ayu Epriana; Jayanti; Rina Aisya Septia; Sananiyah; Nita; Humairah; Iqbal Maulana
Borneo Community Development Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i1.1489

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertema Pembuatan Pestisida Nabati dari Kulit Bawang dilaksanakan di Desa Bungin sebagai upaya pengabdian kepada masyarakat dalam mengurangi ketergantungan petani terhadap pestisida kimia yang berpotensi berdampak negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Kulit bawang merah dan bawang putih mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, saponin, dan minyak atsiri yang berfungsi sebagai insektisida alami. Selain itu, kulit bawang juga mengandung hormon pertumbuhan (auksin dan giberelin) serta unsur hara seperti kalium, magnesium, fosfor, dan besi yang dapat mendukung pertumbuhan tanaman. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, observasi bahan, uji coba, demonstrasi pembuatan pestisida nabati, serta evaluasi kegiatan. Program ini diikuti oleh petani, ibu rumah tangga, dan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan pestisida nabati, serta dihasilkan sebanyak 28 botol produk pestisida yang dibagikan kepada peserta. Dampak kegiatan meliputi meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya penggunaan pestisida kimia, pemanfaatan limbah rumah tangga secara mandiri, serta penerapan praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, program ini berhasil memberikan alternatif pengendalian hama yang aman, ramah lingkungan, dan bermanfaat bagi masyarakat.