Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Sleep Hygiene dengan Kualitas Tidur Pada Remaja di SMKN 1 Daha Selatan Sofya Aziza Amali; M. Syafwani; Nor Afni Oktavia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41109

Abstract

Sleep hygiene merupakan kumpulan aspek lingkungan dan kebiasaan yang berperan penting dalam menentukan kualitas tidur seseorang. Aspek tersebut meliputi keteraturan jadwal tidur, rutinitas sebelum tidur yang konsisten, serta penciptaan suasana tidur yang nyaman dan kondusif. Remaja yang tidurnya tidak memadai rentan mengalami gangguan kesehatan fisik, masalah emosional, penurunan konsentrasi, serta prestasi belajar yang kurang optimal, terutama pada siswa kelas XII dengan tuntutan akademik tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada remaja di SMKN 1 Daha Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah118 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Pengambilan data dilakukan secara daring menggunakan Google Form dengan menggunakan kuesioner sleep hygiene index (SHI) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Berdasarkan penelitian ini diketahui bahwa sebagian besar responden memiliki sleep hygiene kategori sedang dan kualitas tidur kategori buruk. Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur (p < 0,001; r = 0,316) dengan kekuatan hubungan cukup. Semakin tidak optimal penerapan sleep hygiene, kualitas tidur remaja cenderung semakin menurun. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada remaja di SMKN 1 Daha Selatan.
Developing creativity in making Sasirangan (Tie Dye) cloth in the KKN Program as a Local Wisdom-Based Innovation to improve MSMEs in Pudak Village Sofya Aziza Amali; Noor Leha; Muhammad Irfan Maulana; Mirnawati; Sarmilawati; Annisa; Syita Devi; Nor Hilalliyah; Kharunnisa; Sri Tami Dewi; Harris Noorrahman; Dewi Sri Utami; Nurlaela; Fitria Norkhaliza; Rahmadi
Borneo Community Development Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i1.1483

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dalam bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat. Program KKN ke-11 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin di Desa Pudak difokuskan pada inovasi berbasis kearifan lokal melalui pembuatan kain Sasirangan dengan teknik tie dye. Metode yang digunakan meliputi observasi, pelatihan, dan praktik langsung bersama masyarakat Desa Pudak. Tahapan kegiatan terdiri dari pemberian materi mengenai sejarah dan filosofi Sasirangan, pembuatan pola, pelipatan dan pengikatan kain dengan karet gelang, pewarnaan, hingga pengeringan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan motif serta variasi warna yang lebih kreatif tanpa meninggalkan nilai tradisi. Meskipun terdapat kendala dalam proses pengeringan yang menyebabkan warna belum maksimal, masyarakat tetap antusias dan termotivasi untuk mengembangkan Sasirangan tie dye sebagai produk bernilai ekonomi. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal sekaligus membuka peluang pengembangan UMKM berbasis kearifan lokal di Desa Pudak.