Alfika Aninda Wahyuni
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RESPON PELAKU UMKM TERHADAP PENGGUNAAN VIDEO PROMOSI SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN DIGITAL Arief Iman Santoso; Emi Widiyanti; Malik Cahyadin; Nidyah Widyamurti; Ratna Endah Santoso; Alfika Aninda Wahyuni
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan DECEMBER 2025
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v8i2.3429

Abstract

Memasuki era digital, tidak serta merta direspon dengan cepat oleh para pelaku UMKM dengan melakukan transformasi bisnisnya ke media digital. Penelitian ini ingin mengetahui sejauh mana penerapan video promosi oleh para pelaku UMKM, tingkat keragaman media sosial untuk promosi dan penjualan, tingkat kepuasan terhadap penggunanan video untuk promosi, prefrensi video promosi dan mengetahui dampak penggunaan video promosi di tingkat UMKM. Data diambil melalui survey pada 43 pelaku UMKM di Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu yang diambil secara snowball sampling. Data kemudian dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah menggunakan video promosi dengan tujuan untuk mengenalkan produk mereka dan bersaing dengan produk lainnya. Instagram merupakan media sosial terbanyak yang digunakan responden untuk mempublikasi video promosi mereka. Meskipun demikian sebagain besar merasa belum puas dengan video promosi yang ada dikarenakan hanya mampu meningkatkan penjualan 25-50 persen. Untuk itu presentasi produk dan video promosi yang bersifat menghibur menjadi preferensi sebagian besar responden untuk meningkatkan kualitas video promosi mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah beradaptasi dengan era digitalisasi dengan memanfaatkan media digital untuk mempromosikan produk mereka meskipun dilihat dari dampaknya terhadap penjualan belum optimal.