This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Jusni Ananda Fitri
Universitas Mulawarman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika Psikososial dan Makna Subjektif Merokok sebagai Strategi Coping Emosional Remaja: Sebuah Telaah Sistematis Jusni Ananda Fitri; Nur Rohmah; Diah Rahayu
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58055

Abstract

Perilaku merokok pada remaja tetap menjadi tantangan kesehatan masyarakat global yang krusial. Bukti empiris menunjukkan bahwa tekanan emosional dan degradasi kesehatan mental merupakan determinan signifikan di balik perilaku ini. Remaja cenderung memfungsikan rokok bukan sekadar sebagai manifestasi rasa ingin tahu atau konformitas teman sebaya, melainkan sebagai instrumen koping untuk meregulasi distres emosional, kecemasan, dan depresi. Tujuan: Mensintesis makna subjektif merokok sebagai mekanisme koping emosional pada remaja serta implikasinya terhadap kesehatan mental. Metode: Systematic review dilakukan melalui basis data PubMed, Google Scholar, dan repositori institusional. Tiga puluh artikel (2019–2025) berskala nasional dan internasional dianalisis secara tematik. Hasil: Sintesis data menghasilkan lima tema sentral: (1) merokok sebagai katarsis emosional dan pereda stresor harian, (2) konstruksi makna psikologis subjektif terkait identitas merokok, (3) peran lingkungan sosial dan tekanan kelompok yang melegitimasi merokok sebagai strategi adaptasi, (4) hubungan resiprokal antara ketergantungan nikotin dan gangguan kesehatan mental, serta (5) adanya kesenjangan pada intervensi konvensional yang cenderung mengabaikan dimensi emosional subjektif remaja. Kesimpulan: Merokok berakar kuat pada pengalaman psikologis kompleks. Program promosi kesehatan harus bertransformasi dari edukasi bahaya fisik menuju pendekatan yang mempertimbangkan makna subjektif dan penguatan kerentanan emosional.