Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pola Hidup Bersih dan Sehat Rahmi Pramulia Fitri; Ayu Indriani Hutasoit; Leni Juliarif; Malayka Agustina P.S; Maresky Astari; Sri Lestari; Putri Wahyuni; Uly Artha
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/256x5598

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dibutuhkan siswa di sekolah agar terhindar dari berbagaipenyakit. salah satunya adalah Cuci Tangan dengan sabun dan air bersih juga jajanan yang sehat,Membuang sampah pada tempatnya, Merawat kebersihan mulut dan gigi, Stop pada tindakanbullying. untuk mendukung hal tersebut perlu kerjasama yang baik antara pihak sekolah dan orangtua. siswa berpeluang besar untuk melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah tapikenyataannya justru terbalik tidak mencuci tangan sebelum makan, tidak merawat kebersihanmulut dan gigi, tidak membuang sampah pada tempatnya, melakukan bullying pada temannyadisekolah, dengan resiko minimnya PHBS tidak terkontrol disekolah dan bisa mengancamkesehatan anak. Belum tersedianya tempat cuci tangan dan penyediaan air bersih di sekolah,kurangnya pengetahuan kebersihan pada mulutnya dan gigi, membuang sampah dengansembarangan, dan masih meningatnya tindakan bullying sehingga dapat membunuh mental padaanak. PHBS sangat penting bagi anak dan perlu diperkenalkan pada siswa juga wali muridsehingga ada kesinambungan kontrol yang baik antara pihak seolah dan wali murid. Maka, perludiadakan Komunikasi, Edukasi dan Penyuluhan baik kepada siswa maupun wali murid sertamemberikan poster PHBS Dalam wadah parenting yang diadakan oleh Asistensi MengajarDisekolah SD Al Ulum Islamic School bekerjasama dengan Institut Kesehatan PayungNegeri memberi Kesadaran siswa dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat (mencucitangan yang baik dan benar, menjaga kebersihan mulut dan gigi, mengurangi tindakanbullying, serta membuang sampah pada tempatnya) sehingga terbentuk generasi sehat dancerdas.
PKM : Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Untuk Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Rutin Rahmi Pramulia Fitri; Kursiah Warti Ningsih; Dwi Sapta Aryantiningsih; Suryani Suryani; Roza Asnel; Winda Parlin; Mailiza Cahyani; Rahmat Saputra; T Hartian Silawati Ningsih; Harmain Harmain
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/14w2d748

Abstract

Pemeriksaan kesehatan rutin berfungsi sebagai langkah pencegahan yang efektif dalam mendeteksi penyakit sejak dini. Banyak penyakit, seperti diabetes, hipertensi, dan berbagai jenis kanker, sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara berkala dapat membantu mendeteksi kondisi ini sebelum berkembang menjadi lebih serius. Menurut data dari World Health Organization (WHO), deteksi dini dapat meningkatkan peluang kesembuhan dan mengurangi angka kematian akibat penyakit kronis.Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta Masyarakat untuk melakukan pemeriksaan Kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kepau Jaya dari Bulan februari sampai Maret 2025. Hasil kegiatan pemberdayaan ini menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan peran serta masyarakat dalam pemeriksaan kesehatan rutin. Dengan peningkatan kesadaran, partisipasi, dan akses informasi kesehatan, diharapkan masyarakat dapat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan mereka. Kegiatan ini juga membuka jalan untuk program-program kesehatan yang lebih berkelanjutan di masa depan.  
PKM Edukasi Anak Usia Dini di TK Kemala Bhayangkari Pekanbaru Tentang Perilaku Kesehatan Rahmi Pramulia Fitri; M. Al Afgany; Lailatul Najmi; Saskia Al Risa; Dwi Aryaningsih; Bella Oktaviani Putri; Tania Margaretha S; Pinarsinta Donna Friska S
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/gakxj725

Abstract

Program asistensi mengajar merupakan salah satu bentuk implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan memberikan pengalaman kontekstual kepada mahasiswa dalam dunia pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat di TK Kemala Bhayangkari 02 Brimob Pekanbaru dengan fokus edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya menjaga kesehatan gigi pada anak usia dini. Metode yang digunakan bersifat edukatif-partisipatif, meliputi penggunaan lagu edukasi, media visual berupa poster, alat peraga nyata (sikat gigi dan pasta gigi), serta simulasi praktik menyikat gigi secara langsung. Kegiatan ini dirancang sesuai prinsip pembelajaran anak usia dini yang mengedepankan pendekatan bermain sambil belajar. Hasil observasi menunjukkan bahwa mayoritas siswa mampu mengingat dan mempraktikkan kembali urutan menyikat gigi dengan benar. Anak-anak juga menunjukkan antusiasme tinggi dan mulai meniru kebiasaan tersebut dalam rutinitas harian sekolah. Poster edukasi yang dipasang di lingkungan sekolah turut memperkuat pengingatan dan keterlibatan wali murid. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan kebiasaan hidup sehat jangka panjang. Asistensi ini membuktikan efektivitas kolaborasi antara mahasiswa dan sekolah dalam mengembangkan edukasi promotif yang kontekstual dan aplikatif.
IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN QHSE MELALUI PROGRAM STUDI INDEPENDEN BERSERTIFIKAT Anisa Salsabila; Rahmi Pramulia Fitri
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12962

Abstract

Program Studi Independen Bersertifikat (MSIB) merupakan salah satu implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa sesuai kebutuhan dunia industri. Salah satu program yang diselenggarakan adalah bidang Quality, Health, Safety, and Environment (QHSE) oleh PT Agritama Sinergi Inovasi (AGAVI). Kegiatan ini dilaksanakan selama program Studi Independen dengan pendekatan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) melalui penyelesaian weekly challenge, report project, dan capstone project. Metode yang digunakan berupa studi dokumentasi dan penyusunan berbagai dokumen sistem manajemen QHSE berdasarkan standar ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, ISO 45001:2018, ISO 31000, serta peraturan keselamatan dan kesehatan kerja yang berlaku. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menyusun berbagai dokumen QHSE, seperti HIRADC, Job Safety Analysis (JSA), prosedur kerja aman, investigasi kecelakaan kerja, sistem tanggap darurat, serta dokumen integrasi sistem manajemen. Program ini memberikan pengalaman pembelajaran yang mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi peserta dalam menerapkan sistem manajemen QHSE sesuai kebutuhan dunia industri. Dengan demikian, Program Studi Independen Bersertifikat memberikan kontribusi dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi dan kesiapan kerja di bidang QHSE.
Inovasi Pemberdayaan Umkm Cireng, Keripik Singkong Melalui KKN Tematkik Desa Karya Indah Rahmi Pramulia Fitri; Aulia Husnul Khotimah; Reza Fahlefi Rospandi; Ivera Edrea Putri; Gusprayugo Gusprayugo; Nindi Afriyeni; Tengku Nura’adah; Fakhira Fakhira
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v1i3.83

Abstract

Inovasi dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu kunci penting dalam pengembangan ekonomi lokal, terutama di desa-desa yang masih bergantung pada sektor pertanian dan kerajinan. Pengabdian masyarakat melalui KKN Tematik di Desa Karya Indah bertujuan memberdayakan UMKM melalui inovasi berkelanjutan. Penelitian dilatar belakangi rendahnya kapasitas pelaku usaha mikro dalam mengembangkan strategi pemasaran dan manajemen bisnis modern. Metode penelitian menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan identifikasi masalah, perencanaan program, implementasi kegiatan pemberdayaan, dan evaluasi. Kegiatan difokuskan pada pelatihan digital marketing, pengembangan desain kemasan produk, dan penguatan kapasitas manajemen bisnis. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan UMKM dalam mengakses pasar digital, mengoptimalkan branding produk, dan menerapkan manajemen keuangan sederhana. Melalui intervensi berbasis partisipasi, UMKM mampu menghasilkan inovasi produk yang memiliki daya saing dan nilai ekonomi lebih tinggi.
Edukasi Pencegahan Stunting pada Anak di Desa Karya Indah Rahmi Pramulia Fitri; Affia Nurul Rahma; Ricca Selviana; Alliana Ramadanti; Syaira Nur Adinda; Eka Amelia
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v1i3.84

Abstract

Stunting merupakan kondisi pertumbuhan yang terhambat pada anak, yang ditandai dengan tinggi badan yang lebih rendah dari standar usia akibat kekurangan gizi kronis. Di Desa Karya Indah, stunting menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti keterbatasan akses terhadap makanan bergizi, pendidikan gizi yang kurang, dan kondisi sosial ekonomi yang menantang. Anak -anak di desa ini sering kali mengalami kekurangan nutrisi, terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan, yang merupakan masa kritis untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif. Stunting tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik anak, tetapi juga dapat menghambat kemampuan belajar dan perkembangan emosional mereka, yang berpotensi mengurangi produktivitas di masa dewasa. Upaya pencegahan stunting di Desa Karya Indah harus melibatkan Pendekatan multidimensional, termasuk peningkatan akses terhadap makanan bergizi, edukasi gizi bagi orang tua dan masyarakat, serta pemeriksaan kesehatan rutin untuk memantau pertumbuhan anak. Dengan kolaborasi antara pemerintah, organisasi kesehatan, dan masyarakat, diharapkan prevalensi stunting dapat ditekan, sehingga anak-anak di Desa Karya Indah dapat tumbuh sehat dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Penguatan dan Kreativitas UMKM Cireng dan Keripik Singkong Melalui Program KKN Tematik Rahmi Pramulia Fitri; Reza Yulida; Loisa Parhusip; Selvia Apriyanti; Feby Eviana; Miftha Riza Safitri; Sela Sela
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v1i3.85

Abstract

Pengabdian masyarakat melalui KKN Tematik di Desa Karya Indah dilakukan untuk memberdayakan UMKM lokal, khususnya produsen cireng dan kripik singkong, yang menghadapi kendala dalam pemasaran, pengemasan, dan branding. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya daya saing produk UMKM di pasar lokal maupun digital. Metode pelaksanaan melibatkan pendekatan partisipatif, mulai dari observasi kebutuhan, pelatihan digital marketing, perbaikan desain kemasan, hingga evaluasi program. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan pelaku UMKM dalam pemasaran digital, pengemasan, dan branding, serta kenaikan permintaan produk di pasar lokal. Kesimpulannya, intervensi berbasis inovasi ini berhasil meningkatkan daya saing dan nilai ekonomi UMKM setempat. Dengan demikian, program ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan ekonomi lokal dan dapat dijadikan model untuk pemberdayaan UMKM di desa lain