Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENINGKATKAN KESADARAN REMAJA TUNAGRAHITA TENTANG PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL MELALUI MEDIA VIDEO Arif Rohman Mansur; Ira Mulya Sari; Yelly - Herien; Deswita Deswita; Meri Neherta; Lili Fajria; Mutia Farlina; Dwi Novrianda; Wedya Wahyu; Annisa Rahma Yuni
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Sipissangngi Volume 3, Nomor 2, Juni 2023
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/sipissangngi.v3i2.4074

Abstract

Pendidikan kesehatan mengenai pencegahan kekerasan atau pelecehan seksual dapat mengelola masalah kesehatan seksual secara efektif pada kelompok anak remaja disabilitas intelektual. Video animasi sangat mudah dipahami dalam proses pembelajaran dan menjadi salah satu media yang efektif dalam pemberian pendidikan seksual bagi anak tunagrahita. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kesadaran remaja tunagrahita tentang pencegahan kekerasan seksual melalui media video. Tahapannya meliputi perencanaan dan persiapan, pelaksaaan kegiatan pengabdian dan evaluasi. Kegiatan dilaksanaan pada hari Jum’at tanggal 9 September 2022 kepada siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) yang berjumlah 22 orang di SLB N 1 Padang. Pengukuran keberhasilan media video  ini menggunakan pre-test dan post-test dengan kuisioner berisi 12 pertanyaan singkat. Hasilnya didapatkan peningkatan skor pengetahuan siswa dari 4,95 menjadi 7,36. uji paired t-test di dapatkan nilai p-value 0,018 yang menunjukkan bahwa intervensi pencegahan kekerasan seksual  dapat meningkatkan pengetahuan atau kesadaran anak tunagrahita mengenai pencegahan kekerasan seksual. Kegiatan ini sukses terlaksana dengan partisipasi dan semangat yang tinggi dari siswa dalam mengikuti kegiatan tersebut. Diharapkan, video ini dapat menjadi sarana edukasi yang bermanfaat bagi sekolah dalam upaya meminimalisir jumlah korban dari kekerasan seksual.