Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

GAMBARAN MANAJEMEN PENGELOLAAN REKAM MEDIS RAWAT JALAN DI PUSKESMAS BUNTU MALANGKA Andi Arwina; Chuduriah Sahabuddin; Astuti abdullah
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 1 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i1.5528

Abstract

Pengelolaan rekam medis rawat jalan di puskesmas sangat ditentukan oleh sumber daya manusia serta sarana dan prasarana yang ada. Pengelolaan rekam medis rawat jalan sangat penting dilakukan dalam pelayanan kesehatan agar pelayanan terhadapat pasien dapat berjalan lancar dan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen pengelolaan rekam medis pasien rawat jalan di Puskesmas Buntu Malangka. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan rancangan deskriptif. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengelolaan rekam medis rawat jalan di puskesmas buntu malangka sudah dilakukan dengan baik tapi belum optimal, hal tersebut disebabkan oleh beberapa hal yaitu: adanya sumber daya manusia yang belum memadai karena kebanyakan petugas memiliki latar belakang Pendidikan bukan profesi DIII Rekam Medik, melainkan hanya lulusan DIII Kebidanan dan S1 Kesehatan Masyarakat; sarana dan prasarana yang tersedia belum mamadai; proses assembling; proses coding; dan proses filing yang belum optimal karena dilakukan tapi belum memenuhi syarat. 
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENGOBATAN TRADISIONAL PADA IBU NIFAS DI DESA ULUMAMBI BARAT KECAMATAN BAMBANG Astuti Abdullah; Ramlah Ramlah; Imelda Imelda
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 2 (2024): Peqguruang
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i2.5424

Abstract

Di era globalisasi ini tidak dapat dipungkri bahwa pengobatan konvensional merupakan pilihan utama bagi sebagian besar masyarakat negara yang kaya akan budaya dan tradisi, dengan banyak jenis obat tradisional. Misalnya, jamu, guarana, dan bekam. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Pengambilan informan dilakukan dengan menggunakan purposive sampling yaitu pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu dengan jumlah informan 12 orang. Data yang dikumpulkan melalui observasi dan teknik penarikan kesimpulanHasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat tentang pengobatan tradisional pada ibu hamil pasca melahirkan di Desa Ulumambi Mambi Barat Kecamatan Bambang Kabupaten Mamasa menunjukkan bahwa ada beberapa fakor yang mempengaruhi ibu hamil pasca melahirkan lebih memilih melakukan pengobatan tradisional, yang pertama, faktor jarak dimana jarak rumah pasien dengan pustu membutuhkan waktu sekitar 1-2 jam, kedua faktor budaya karena kebiasaan masyarakat dari dulu di Desa ini lebih memilih melakukan pengobatan tradisional dari pada pengobatan medis.
GAMBARAN KELELAHAN SUBJEKTIF PADA KELELAHAN DI PENGGILINGAN PADI DESA BOTTO KECAMATAN CAMPALAGIAN Maarifah Dahlan; Astuti Abdullah; Jernih Jernih
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 5, No 2 (2023): Peqguruang, Volume 5 Nomor 2 November 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i2.4774

Abstract

Berdasarkan hasil survey data awal yang dilakukan penelitian tentang gambaran kelelahan subjektif pada pekerja dipenggilingan padi desa botto kecamatan campalagian adanya terjadi kelelahan kerja pada karyawan dengan jumlah kasus 20 karyawan  di penggilingan padi desa botto.Penelitian ini menggunakan kualitatif yang memahami fenomena atau gejala social dengan lebih meneliti beratnya pada gambaran yang lengkap tentang fenomena yang dikaji yang hasilkan sebuah teori.Hasil penelitian ini Ada Gambaran Kelelahan Kerja Subjektif Pada Pekerja Penggilingan Padi Di Desa Botto yang kadang-kadang merasakan 32 responden  64,0% dan sering merakan 16 responden  atau 32,0% dan Ada Pengaruh Umur Terhadap Kelelahan Kerja Subjektif Pada Penggilingan Padi  yaitu umur 30-35 tahun atau 32 orang 32,6% dan umur 40-45 tahun terdapat 25 responden atau 26,10%