Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Manajemen Referensi Kurniawati Kurniawati; Ika Setiawati; Juwita Baida; Nancy Eka Khoirisyah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen referensi merupakan komponen penting dalam penulisan karya ilmiah yang berfungsi untuk menjaga keakuratan, konsistensi, serta integritas akademik. Namun, dalam praktiknya, masih banyak mahasiswa mengalami kesulitan dalam mengelola referensi secara sistematis, terutama ketika dilakukan secara manual, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan sitasi dan plagiarisme. Seiring perkembangan teknologi informasi, hadir berbagai aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley dan Zotero yang dapat membantu proses pengelolaan sumber rujukan secara lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep manajemen referensi serta menganalisis pemanfaatan aplikasi Mendeley dan Zotero dalam meningkatkan kualitas penulisan karya ilmiah. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh melalui berbagai sumber pustaka seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan Mendeley dan Zotero mampu mempermudah proses pengumpulan, pengelolaan, serta penyusunan sitasi dan daftar pustaka secara otomatis sesuai dengan gaya penulisan yang diinginkan. Dengan demikian, pemanfaatan aplikasi manajemen referensi dapat meningkatkan efisiensi, ketelitian, serta kualitas karya ilmiah mahasiswa.
Kesimpulan: Ucapan Terima Kasih, Referensi Mailani Putri; Ika Setiawati; Wan Arrasya Divanni
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesimpulan merupakan sebuah gagasan yang tercapai pada akhir pembicaraan, Dengan kata lain, kesimpulan adalah hasil dari suatu pembicaraan. Kesimpulan adalah bagian penting dalam sebuah makalah atau karya ilmiah, Isi dari kesimpulan menjawab pertanyaan penelitian. Dalam penyusunannya, keberadaan ucapan terima kasih dan referensi memiliki peranan penting karena berkaitan dengan etika penulisan serta keabsahan sumber yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, fungsi, jenis, dan tata cara penyusunan ucapan terima kasih serta referensi dalam karya ilmiah sesuai dengan ketentuan akademik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Metode ini dipilih karena pembahasan difokuskan pada pemahaman mengenai ucapan terima kasih dan referensi dalam karya ilmiah beserta teknik penulisannya sesuai kaidah akademik. Data penelitian diperoleh melalui berbagai sumber tertulis, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan pedoman penulisan karya ilmiah yang berkaitan dengan topik penelitian. Selanjutnya, data yang telah dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dengan cara memahami, mengelompokkan, dan menguraikan informasi yang relevan. Hasil analisis kemudian disajikan secara deskriptif agar dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai tata cara penyusunan ucapan terima kasih, kutipan, catatan kaki, dan daftar pustaka yang baik dan benar dalam penulisan karya ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, ucapan terima kasih berperan sebagai bentuk apresiasi kepada pihak yang telah memberikan dukungan selama proses penyusunan karya ilmiah.  Kedua: Bahwa referensi berfungsi sebagai landasan rujukan yang memperkuat argumentasi serta menjaga integritas akademik penulis. Selain itu penggunaan referensi yang tepat dapat memudahkan penelusuran sumber informasi dan mengurangi risiko terjadinya plagiarisme. Oleh karena itu, penguasaan terhadap teknik penyusunan ucapan terima kasih dan referensi menjadi aspek yang penting untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, dapat dipercaya, dan sesuai dengan standar penulisan akademik.
Pembahasan Nur Afifah Thohiroh; Ika Setiawati; Siti Zahara; Nabila Martha Riska
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Discussion atau pembahasan merupakan salah satu komponen penting dalam artikel ilmiah karena berfungsi untuk menafsirkan hasil penelitian, menjelaskan makna temuan, serta menghubungkannya dengan teori dan penelitian terdahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengertian, tujuan, struktur, strategi penulisan, serta kesalahan umum dalam penyusunan bagian pembahasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (library research). Metode ini dipilih karena pembahasan mengenai teknik penulisan bagian discussion memerlukan dasar teori dan rujukan akademik dari berbagai sumber ilmiah. Data diperoleh dari buku metodologi penelitian, buku penulisan akademik, serta artikel jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Tahapan penelitian dilakukan melalui proses identifikasi sumber, seleksi literatur yang relevan, pencatatan gagasan utama, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Fokus analisis diarahkan pada konsep dasar pembahasan, strategi penulisan, struktur ideal, serta kesalahan umum yang sering dilakukan mahasiswa dalam menyusun bagian Discussion. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa Discussion atau pembahasan merupakan komponen penting dalam artikel ilmiah yang berfungsi menafsirkan hasil penelitian, Pembahasan yang baik disusun secara sistematis untuk menjawab rumusan masalah, menjelaskan makna temuan, dan memberikan rekomendasi. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa banyak mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menyusun pembahasan karena kurangnya analisis terhadap hasil penelitian. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kemampuan berfikir kritis dan analitis agar kualitas karya ilmiah semakin baik.
Sistematika Penulisan Dini Aminarti; Ika Setiawati; Nurul Najiha; Reifa Atha Yumna
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistematika Penulisan Karya Ilmiah merupakan susunan atau urutan penulisan yang disusun secara logis, sistematis, dan teratur untuk memudahkan pembaca dalam memahami isi tulisan secara menyeluruh. Pendahuluan umumnya memuat latar belakang masalah, identifikasi masalah, batasan masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, serta manfaat penelitian yang berfungsi sebagai pedoman dalam pelaksanaan penelitian. Sementara itu, tinjauan pustaka merupakan bagian yang berisi teori, konsep, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengertian sistematika penulisan karya ilmiah, menjelaskan isi bagian pendahuluan dalam karya ilmiah, serta menguraikan pengertian dan fungsi tinjauan pustaka dalam penyusunan karya ilmiah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Metode deskriptif dipilih untuk memberikan gambaran secara jelas dan sistematis mengenai sistematika penulisan karya ilmiah serta penggunaan bahasa ilmiah dalam penyusunannya. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber referensi yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan pedoman penulisan karya ilmiah. Pertama sistematika penulisan karya ilmiah merupakan susunan atau tata cara penulisan yang disusun secara logis, sistematis, dan teratur sehingga memudahkan pembaca dalam memahami isi tulisan secara menyeluruh. Setiap bagian dalam karya ilmiah saling berkaitan dan membentuk satu kesatuan yang utuh sehingga penyampaian gagasan dapat dilakukan secara jelas dan terarah. Kedua, pada karya ilmiah bagian pendahuluan terdiri dari: Latar Belakang, Identifikasi Masalah, Batasan Masalah, Rumusan Masalah,  dan Tujuan Penulisan. Ketiga, Tinjauan Pustaka adalah bagian yang berisi teori, konsep, dan hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik penelitian. tinjauan pustaka mencakup beberapa komponen penting yakni: Teori utama (Teori), Variabel penelitian (misalnya: minat belajar), Penelitian yang relevan, Hipotesis (jawaban sementara).
Pencarian Literatur dan Digital Library Nur’ain Syafrina; Ika Setiawati; Aulia Sahara
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencarian literatur (literature searching) adalah proses sistematis untuk menemukan, mengidentifikasi, menyeleksi, dan mengumpulkan berbagai sumber ilmiah yang relevan dengan suatu topik penelitian, seperti artikel jurnal, buku, prosiding, tesis, maupun laporan penelitian. Digital Library atau perpustakaan digital adalah suatu perpustakaan yang menyimpan data baik itu buku (tulisan), gambar, suara dalam bentuk file elektronik dan mendistribusikannya dengan menggunakan protocol elektronik melalui jaringan komputer. Tujuan penelitian ini membahas pengertian, kelebihan, dan penggunaan Google Scholar, fungsi serta penggunaan Portal Garuda, peran dan risiko penggunaan Sci-Hub dalam akses literatur ilmiah, serta peran Perpustakaan Nasional dalam menyediakan akses informasi ilmiah digital bagi masyarakat. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research) untuk mengkaji topik pencarian literatur digital dan digital library. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber ilmiah, seperti artikel jurnal nasional dan internasional, buku, dokumen resmi, serta platform digital seperti Google Scholar, Portal Garuda, dan publikasi terkait Sci-Hub, yang dipilih berdasarkan kredibilitas, relevansi, dan keterbaruan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dengan menelusuri, mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mencatat informasi penting dari berbagai literatur. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan membandingkan berbagai sumber untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Keabsahan data dijaga melalui teknik triangulasi sumber guna memastikan validitas dan konsistensi hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Google Scholar memberikan kemudahan akses dan cakupan luas namun memerlukan seleksi sumber yang cermat. Kedua, Portal Garuda berperan penting dalam menyediakan publikasi ilmiah nasional meskipun masih memiliki kendala teknis. Ketiga, Sci-Hub menawarkan akses gratis terhadap artikel ilmiah namun memiliki implikasi hukum karena melanggar hak cipta. Keempat, Perpustakaan Nasional menjadi sumber resmi yang kredibel meskipun aksesnya terkadang terbatas. Kesimpulannya, keempat platform tersebut memiliki peran yang saling melengkapi dalam mendukung pencarian literatur digital, sehingga pengguna perlu bijak dalam memilih dan memanfaatkannya sesuai kebutuhan akademik.
Submite Artikel Jurnal Ilmiah Julaika Julaika; Ika Setiawati; Novia Salwita
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Submit Artikel Ilmiah merupakan salah satu bentuk kontribusi akademik yang penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta penyebarluasan hasil penelitian. Tujuan Penelitian untuk mengetahui submit artikel ke jurnal ilmiah, untuk mengetahui Open Journal System, untuk mengetahui langkah-langkah submit artikel ke jurnal ilmiah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber literatur, seperti buku, artikel ilmiah, pedoman publikasi, dan panduan penggunaan Open Journal System Data tersebut digunakan untuk memahami tahapan submit artikel, mulai dari persiapan naskah, penyesuaian dengan template jurnal, registrasi akun pada Open Journal System Data di analisis menggunakan analisis deskriptif, yaitu dengan mengelompokkan informasi berdasarkan tahapan proses submit artikel ke jurnal ilmiah, kemudian menjelaskan hasil proses submit artikel ke jurnal ilmiah, kemudian menjelaskan hasil kajian secara runtut dan mudah dipahami sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai prosedur publikasi kemudian menjelaskan hasil kajian secara runtut dan mudah dipahami sehingga dapat memberikan kajian secara runtut dan mudah dipahami sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai prosedur publikasi artikel ilmiah kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, submit artikel merupakan proses pengajuan naskah ilmiah kepada jurnal untuk melalui tahapan pemeriksaan editor, penilaian reviewer, revisi, hingga keputusan publikasi. Kedua, Open Journal System merupakan sistem manajemen jurnal berbasis web yang memfasilitasi seluruh proses publikasi secara daring, mulai dari registrasi penulis, pengunggahan naskah, pengisian metadata, proses review, revisi, hingga penerbitan artikel. Proses submit artikel melalui Open Jounal System meliputi registrasi akun, login, pemilihan jurnal, pengisian metadata, pengunggahan naskah dan dokumen pendukung, konfirmasi pengiriman, serta pemantauan status artikel melalui dashboard.
Cek Plagiasi dan Sitasi Ulang Seri Norasiah; Ika Setiawati; Julea Sari; Maya Yusnita
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cek plagiasi merupakan proses pemeriksaan atau deteksi kesamaan teks (similarity) antara dokumen karya ilmiah atau tulisan dengan sumber-sumber lain di internet, buku, atau database akademik menggunakan perangkat lunak. Sitasi adalah penyebutan atau pencantuman sumber informasi yang digunakan dalam suatu karya ilmiah, seperti makalah, skripsi, tesis, disertasi, artikel jurnal, maupun laporan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengertian cek plagiasi dan sitasi ulang, menguraikan hal-hal yang harus dihindari agar penulis tidak terjerumus dalam praktik plagiarism, menjelaskan fungsi dan manfaat aplikasi Turnitin/plagiarism checker dalam menjaga integritas karya ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kepustakaan (library research). Sumber data dalam penelitian ini terdiri atas data sekunder yang diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, artikel akademik, modul pembelajaran, serta dokumen-dokumen yang relevan dengan tema penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dengan cara mengidentifikasi, membaca, mencatat, dan mengelompokkan informasi yang berkaitan dengan pengertian plagiasi, jenis-jenis plagiasi, teknik sitasi yang benar, peran aplikasi pendeteksi plagiarisme, serta penerapannya dalam penulisan karya ilmiah. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Cek plagiasi adalah pemeriksaan untuk mengetahui apakah suatu tulisan memiliki kesamaan dengan karya orang lain tanpa mencantumkan sumber yang benar. Sitasi ulang adalah proses menambahkan atau memperbaiki sumber kutipan pada sebuah tulisan agar setiap informasi yang diambil dari karya orang lain memiliki rujukan yang jelas dan benar. Kedua, hal-hal yang harus dihindari agar tidak plagiasi ialah: Jangan menyalin dan menempel tulisan orang lain tanpa mencantumkan sumber, menggunakan sitasi yang tidak sesuai aturan, mengutip atau memparafrase tanpa memahami teknik yang benar, tidak meminta masukan dari dosen atau ahli, tidak melakukan pengecekan plagiasi dengan aplikasi seperti Turnitin, serta tidak menjaga orisinalitas ide dan tidak memberikan penghargaan kepada sumber yang digunakan. Ketiga, Peran Aplikasi Turnitin Atau Plagiarism Checker ialah: deteksi tingkat kemiripan teks, membandingkan dengan sumber yang luas, menghasilkan laporan rinci (similarity report), alat evaluasi kutipan dan parafrase, sarana edukasi dan peningkatan kualitas tulisan.
Teknik Penyuntingan Yodi Fernando; Ika Setiawati; M. Ikhwaanussofa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuntingan merupakan tahapan krusial dalam proses penulisan karya ilmiah yang bertujuan menghasilkan naskah berkualitas tinggi sebelum dipublikasikan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengertian, jenis-jenis, dan prinsip-prinsip penyuntingan, mendeskripsikan cara penggunaan fitur Track Changes pada Microsoft Word dalam proses penyuntingan, serta menjelaskan penerapan teknik penyuntingan dalam jurnal dan penelitian ilmiah. Metode penelitian yang di gunakan pada artikel ini menggunakan metode kajian pustaka (library research). Data dalam penelitian ini diperoleh dari sumber Data Primer dan Sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap berbagai sumber literatur yang relevan, baik yang bersifat cetak maupun digital. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mereduksi, menyajikan, dan menyimpulkan data berdasarkan tema-tema yang telah ditentukan, yaitu konsep penyuntingan, penggunaan fitur Track Changes, dan penerapannya dalam jurnal dan penelitian ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 87% mahasiswa peserta penelitian merasa lebih mudah memahami masukan dari dosen pembimbing ketika menggunakan Track Changes dibandingkan dengan metode koreksi manual pada kertas cetak. Berdasarkan hasil kajian yang telah dipaparkan, dapat ditarik beberapa Kesimpulan: Pertama, fitur penyuntingan adalah proses memeriksa dan memperbaiki naskah yang mencakup aspek substantif, kebahasaan, dan teknis penulisan, yang bertujuan menghasilkan karya tulis berkualitas, mudah dipahami, dan layak untuk di publikasikan. Penyuntingan terdiri dari empat jenis utama: penyuntingan substantif, penyuntingan bahasa, penyuntingan teknis, dan penyuntingan akhir. Kedua, cara pengunaan fitur Track Changes pada Microsoft , pengguna dapat mengikuti langkah-langkah berikut: (1) buka dokumen yang akan disunting di Microsoft Word; (2) klik tab Review pada menu ribbon di bagian atas layar; (3) pada grup Tracking, klik tombol Track Changes atau gunakan shortcut keyboard Ctrl+Shift+E; (4) setelah diaktifkan, tombol Track Changes akan terlihat menyala/aktif, menandakan bahwa setiap perubahan akan mulai direkam; (5) untuk menonaktifkan, klik kembali tombol Track Changes atau tekan Ctrl+Shift+E (Eneste, 2005). Ketiga, penerapan Track Changes dalam konteks penyuntingan jurnal dan penelitian ilmiah terbukti meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses penyuntingan, mengurangi waktu revisi rata-rata 35–43%, dan meningkatkan kualitas komunikasi antara penulis dan penyunting.
Presentasi Karya Ilmiah Lukman Sahbana; Ika Setiawati; Taufik Ubaidillah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Presentasi Karya Ilmiah merupakan kegiatan penyampaian hasil penelitian atau kajian ilmiah kepada audiens secara sistematis, komunikatif, dan menarik. Media presentasi berfungsi sebagai sarana pendukung untuk membantu presenter menyampaikan informasi secara lebih efektif dan mudah dipahami. Seiring perkembangan teknologi, aplikasi presentasi seperti Microsoft PowerPoint, Canva, dan Prezi menjadi pilihan yang banyak digunakan dalam presentasi karya ilmiah. Penelitian ini menggunakan metode Studi Pustaka (library research) dengan pendekatan Deskriptif Kualitatif. Sumber data yang digunakan meliputi buku, jurnal ilmiah, artikel akademik, serta informasi resmi dari situs pengembang aplikasi yang berkaitan dengan fitur, fungsi, dan pemanfaatan media presentasi dalam kegiatan akademik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi terhadap berbagai referensi yang relevan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil analisis disajikan secara sistematis untuk memberikan gambaran mengenai pengertian presentasi karya ilmiah, fungsi media presentasi, serta cara penggunaan Microsoft PowerPoint, Canva, dan Prezi dalam mendukung penyampaian karya ilmiah yang efektif dan menarik. Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa: Pertama, Presentasi Karya Ilmiah merupakan kegiatan penyampaian hasil penelitian atau kajian ilmiah kepada audiens secara sistematis, komunikatif, dan menarik. Kedua, Media presentasi adalah sarana atau alat bantu yang digunakan oleh seorang presenter untuk menyampaikan materi kepada audiens secara lebih efektif dan menarik
Sistematika Penulisan II: Metode Penelitian, Hasil Penelitian, Gambar dan Tabel Sapina Sapina; Ika Setiawati; Natasya Sri Insani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistematika penulisan merupakan susunan atau urutan bagian-bagian dalam suatu karya tulis agar pembahasan tersusun rapi, logis, dan mudah dipahami pembaca. Namun, masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam menyusun metodologi penelitian, menyajikan hasil penelitian secara runtut, serta menggunakan gambar dan tabel secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sistematika penulisan karya ilmiah yang baik, khususnya pada aspek metodologi penelitian, penyajian hasil penelitian, dan penggunaan gambar serta tabel. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research). Data dikumpulkan melalui penelaahan berbagai buku, jurnal, dan sumber ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, metode penelitian merupakan serangkaian kegiatan dalam mencari kebenaran suatu studi penelitian, yang diawali dengan suatu pemikiran yang membentuk rumusan masalah sehingga menimbulkan hipotesis awal, dengan dibantu dan persepsi penelitian terdahulu, sehingga penelitian bisa diolah dan dianalisis yang akhirnya membentuk suatu kesimpulan. Kedua, Hasil penelitian merupakan bagian penting dalam suatu karya ilmiah yang berfungsi untuk menyajikan temuan-temuan yang diperoleh peneliti setelah proses pengumpulan data dilakukan. Ketiga, gambar dalam karya ilmiah adalah segala bentuk visual yang digunakan untuk mendukung penyajian informasi, seperti foto, grafik, diagram, bagan, peta, ilustrasi, atau skema. Gambar berfungsi untuk memperjelas penjelasan, menyajikan data secara visual, dan membantu pembaca memahami informasi yang sulit dijelaskan hanya dengan teks