Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Penulisan Istilah dan Rumus Kimia pada Karya Ilmiah Wanda Suci Ramadani Hasibuan; Nisa Silvani; Sabrina Sabrina; Romi Dihardi Purba; Nurul Azizah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Bahasa Indonesia dalam karya ilmiah bidang kimia harus sesuai dengan kaidah kebahasaan dan tata nama kimia agar informasi ilmiah tersampaikan dengan jelas. Namun, masih ditemukan kesalahan penggunaan istilah asing, ejaan, serta penulisan simbol dan rumus kimia. Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan Bahasa Indonesia dalam penulisan istilah dan rumus kimia pada karya ilmiah bidang kimia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi dokumentasi terhadap lima karya ilmiah bidang kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang dominan meliputi penggunaan istilah asing tanpa penyesuaian, kesalahan ejaan, inkonsistensi istilah ilmiah, serta kesalahan penulisan rumus kimia seperti “hcl” menjadi “HCl” dan “h2so4” menjadi “H₂SO₄”. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan Bahasa Indonesia dalam karya ilmiah bidang kimia masih perlu diperhatikan agar sesuai dengan KBBI, PUEBI, dan aturan tata nama kimia sehingga kualitas karya ilmiah menjadi lebih baik.
Ghibah sebagai Pemicu Stres Psikologis: Tinjauan Peran Hormon Kortisol dalam Perspektif Sains dalam Islam Habsyah Nabila Putri; Nurul Aulia; Azirnic Sahra; Salsabila Hanifah; Karissa Nayla Azhara; Romi Dihardi Purba; Fajha Adinda Yahya; Muhammad Farhan Nazli; Nurmayani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ghibah merupakan perilaku membicarakan keburukan orang lain yang dilarang dalam Islam. Selain berdampak pada hubungan sosial, ghibah juga dapat memicu stres psikologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara perilaku ghibah dengan stres psikologis melalui mekanisme hormon kortisol dengan pendekatan integratif antara sains dan perspektif Islam. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari jurnal ilmiah dan kitab tafsir. Hasil kajian menunjukkan bahwa ghibah dapat menimbulkan tekanan emosional, rasa bersalah, konflik sosial, dan kecemasan yang memicu peningkatan hormon kortisol sebagai hormon stres. Dalam perspektif Islam, larangan ghibah bertujuan menjaga keharmonisan sosial dan kesehatan mental manusia. Dengan demikian, menghindari ghibah tidak hanya bernilai ibadah tetapi juga memiliki manfaat psikologis dan kesehatan