Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Fungsi Manajemen POAC dan Sistem Kotak Saran Partisipatif dalam Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Sekolah di SDN 101768 Tembung Michael Yudha Pratama; Aman Simaremare; Agustina Mandala Putri Br Sinulingga; Nurmala Dalimunthe; Saffana Mufida Nasution; Shyfa Ezra Azzahra Harahap
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen sekolah yang efektif merupakan prasyarat utama dalam mewujudkan mutu pendidikan dasar yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) di SDN 101768 Tembung dan mengkaji relevansi integrasi sistem kotak saran partisipatif sebagai mekanisme umpan balik yang menguatkan setiap fungsi manajemen tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif pasif dan wawancara mendalam terhadap guru kelas V-B. Data dianalisis secara tematik dengan menghubungkan temuan lapangan pada kerangka teori POAC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat fungsi manajemen telah diterapkan dengan cukup baik, meskipun masih memerlukan penyempurnaan terutama pada aspek fleksibilitas perencanaan dan mekanisme evaluasi yang sistematis. Sistem kotak saran partisipatif diidentifikasi sebagai instrumen potensial yang dapat memperkuat alur komunikasi antara warga sekolah dengan pengelola dalam setiap tahapan POAC. Integrasi ini diprediksi mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan daya tanggap sekolah terhadap kebutuhan riil peserta didik. Implikasi penelitian ini mendorong satuan pendidikan untuk mengembangkan kanal partisipasi yang terstruktur sebagai bagian integral dari sistem manajemen sekolah berbasis komunitas.
Meningkatkan Literasi Budaya Melalui Permainan Tradisional Geunteut Bruek Nurmala Dalimunthe; Saffana Mufida Nasution; Shyfa Ezra Azzahra Harahap; Sovy Hayrany Daulay; Fajar Sidik
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi budaya merupakan kompetensi mendasar yang perlu ditanamkan sejak usia dini sebagai fondasi pembentukan identitas bangsa dan pemahaman lintas budaya. Namun, fenomena degradasi budaya yang dipicu oleh arus globalisasi dan dominasi teknologi digital telah mengancam keberlangsungan warisan budaya lokal, termasuk permainan tradisional. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran permainan tradisional Geunteut Bruek sebuah permainan rakyat dari Aceh dalam meningkatkan literasi budaya anak-anak usia sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap 20 sumber ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2025, mencakup jurnal pendidikan, kebudayaan, dan psikologi perkembangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Geunteut Bruek memuat nilai-nilai budaya yang kaya, meliputi nilai sosial, nilai moral, nilai historis, dan nilai estetika lokal yang secara inheren mendukung pengembangan literasi budaya. Permainan ini terbukti efektif sebagai media pembelajaran kontekstual yang memfasilitasi internalisasi nilai-nilai kearifan lokal secara alami dan menyenangkan. Di samping itu, artikel ini juga membahas upaya-upaya pelestarian yang telah dan perlu dilakukan, serta tantangan dan solusi yang relevan dalam konteks pendidikan kontemporer. Kesimpulan kajian ini menegaskan bahwa integrasi Geunteut Bruek dalam kurikulum pendidikan formal berpotensi menjadi strategi efektif dalam menguatkan literasi budaya generasi muda Aceh.