Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Kode Etik Guru dalam Pembentukaan Karakter Peserta Didik di SD Tegal Sari Tasya Marbun; Asti Adelin Sihombing; Rani Mustika Pondang Saragih; Sovy Hayrany Daulay; Benny Adiman Habeahan; Michael Yudha Pratama; Aman Simaremare
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kode etik guru dalam membentuk karakter peserta didik di SD Tegal Sari melalui metode studi literatur. Kode etik guru merupakan pedoman moral dan profesional yang menjadi landasan perilaku guru dalam menjalankan tugas pendidikan. Penelitian ini menganalisis 20 referensi terpilih yang terdiri dari 10 jurnal nasional Indonesia dan 10 buku berbahasa Indonesia untuk mengidentifikasi peran kode etik guru dalam pembentukan karakter peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kode etik guru memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap pembentukan karakter peserta didik. Guru yang menerapkan kode etik dengan konsisten mampu menjadi teladan bagi siswa dalam menanamkan nilai-nilai disiplin, jujur, tanggung jawab, sopan santun, dan saling menghargai. Faktor pendukung implementasi kode etik meliputi komitmen guru, dukungan sekolah, dan kerja sama orang tua, sedangkan faktor penghambatnya meliputi pengaruh negatif media sosial, perbedaan karakter siswa, dan kurangnya perhatian orang tua. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program pembinaan etika profesi guru secara berkelanjutan sebagai upaya sistematis dalam membentuk karakter peserta didik yang berkualitas
Meningkatkan Literasi Budaya Melalui Permainan Tradisional Geunteut Bruek Nurmala Dalimunthe; Saffana Mufida Nasution; Shyfa Ezra Azzahra Harahap; Sovy Hayrany Daulay; Fajar Sidik
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi budaya merupakan kompetensi mendasar yang perlu ditanamkan sejak usia dini sebagai fondasi pembentukan identitas bangsa dan pemahaman lintas budaya. Namun, fenomena degradasi budaya yang dipicu oleh arus globalisasi dan dominasi teknologi digital telah mengancam keberlangsungan warisan budaya lokal, termasuk permainan tradisional. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran permainan tradisional Geunteut Bruek sebuah permainan rakyat dari Aceh dalam meningkatkan literasi budaya anak-anak usia sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap 20 sumber ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2025, mencakup jurnal pendidikan, kebudayaan, dan psikologi perkembangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Geunteut Bruek memuat nilai-nilai budaya yang kaya, meliputi nilai sosial, nilai moral, nilai historis, dan nilai estetika lokal yang secara inheren mendukung pengembangan literasi budaya. Permainan ini terbukti efektif sebagai media pembelajaran kontekstual yang memfasilitasi internalisasi nilai-nilai kearifan lokal secara alami dan menyenangkan. Di samping itu, artikel ini juga membahas upaya-upaya pelestarian yang telah dan perlu dilakukan, serta tantangan dan solusi yang relevan dalam konteks pendidikan kontemporer. Kesimpulan kajian ini menegaskan bahwa integrasi Geunteut Bruek dalam kurikulum pendidikan formal berpotensi menjadi strategi efektif dalam menguatkan literasi budaya generasi muda Aceh.