Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Etika Bisnis Digital dalam Prespektif Islam: Analisis Tantangan Fintech, E-Commerce, dan Perlindungan Data Konsumen di Era Ekonomi Digital Andi Darmawansyah Sayuti; Kamaruddin Arsyad; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola transaksi ekonomi melalui pemanfaatan financial technology (fintech) dan e-commerce yang menawarkan kemudahan, efisiensi, serta akses keuangan yang semakin luas. Di balik manfaat tersebut, muncul berbagai persoalan etika yang berkaitan dengan perlindungan data pribadi, transparansi informasi, keamanan transaksi, praktik pinjaman daring ilegal, manipulasi algoritma, hingga perlindungan hak-hak konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis etika bisnis digital dalam perspektif Islam dengan menelaah tantangan kontemporer pada fintech dan e-commerce. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui kajian terhadap literatur ilmiah, regulasi, dan hasil penelitian terbaru mengenai etika bisnis digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan bisnis digital menuntut penerapan prinsip etika berupa kejujuran, transparansi, keadilan, tanggung jawab, perlindungan privasi, serta akuntabilitas. Dalam perspektif Islam, prinsip tersebut sejalan dengan nilai amanah, keadilan ('adl), kemaslahatan (maslahah), serta larangan terhadap praktik gharar, riba, penipuan, dan eksploitasi. Implementasi etika bisnis digital menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat, menjaga keberlanjutan bisnis, serta menciptakan ekosistem ekonomi digital yang sehat dan berkeadilan
Telaah Konseptual Mekanisme Akad Rahn dan Ijarah dalam Pembiayaan Pegadaian Syariah Andi Darmawansyah Sayuti; Andi Wawo; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep serta mekanisme penerapan akad rahn dan akad ijarah dalam sistem pembiayaan pada Pegadaian Syariah. Perkembangan lembaga keuangan syariah di Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan sebagai alternatif sistem keuangan yang berlandaskan prinsip keadilan, transparansi, dan bebas riba. Pegadaian Syariah hadir sebagai salah satu lembaga pembiayaan non-bank yang memberikan akses pendanaan kepada masyarakat melalui mekanisme gadai syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yaitu mengkaji berbagai literatur, jurnal ilmiah, fatwa DSN-MUI, serta sumber-sumber terkait akad rahn dan ijarah dalam perspektif ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa akad rahn berfungsi sebagai jaminan atas pembiayaan yang diberikan kepada nasabah, sedangkan akad ijarah digunakan sebagai dasar pengambilan ujrah atas jasa penitipan dan pemeliharaan barang gadai. Kedua akad tersebut diterapkan secara terpisah namun saling melengkapi sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan Fatwa DSN-MUI No. 25/DSN-MUI/III/2002 tentang Rahn serta Fatwa No. 26/DSN-MUI/III/2002 tentang Rahn Emas. Penerapan mekanisme ini mencerminkan sistem pembiayaan yang adil, transparan, serta terhindar dari unsur riba sehingga mampu memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.