Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, dan Belanja Modal Terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Elnofita Deliani; Marzuki Marzuki; Husaini Husaini; Muttaqien Muttaqien
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, dan Belanja Modal terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah. Sampel dalam penelitian ini adalah pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat selama periode 5 tahun pengamatan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh, yaitu seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dipublikasikan oleh instansi terkait. Penelitian ini menggunakan data panel dengan jumlah observasi yang disesuaikan dengan jumlah kabupaten/kota dan periode penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan model estimasi Fixed Effect Model (FEM) sebagai model terbaik yang terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah. Sementara itu, Dana Perimbangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah. Adapun Belanja Modal tidak berpengaruh signifikan terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah
Pengaruh Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas PAD dan Rasio Efisiensi Belanja Terhadap Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh Nadia Mulya; Marzuki Marzuki; Ghazali Syamni; Muttaqien Muttaqien
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan rasio efisiensi belanja terhadap kinerja keuangan daerah kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan gabungan data cross section dengan time series pada 23 kabupaten/kota Provinsi Aceh selama tahun 2020-2024. Metode analisis yang digunakan adalah uji regresi data panel dengan menggunakan bantuan E-views 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kemandirian keuangan daerah dan rasio efektivitas PAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan daerah. Sementara itu, rasio efisiensi belanja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan daerah. Besarnya pengaruh rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas PAD, dan rasio efisiensi belanja terhadap kinerja keuangan daerah adalah sebesar 92,36%, sedangkan sisanya sebesar 7,64% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kemandirian keuangan daerah dan efektivitas pengelolaan PAD menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja keuangan daerah pada kabupaten/kota di Provinsi Aceh
The Miracle of Cryptocurrency: Opportunity at Global Transaction Management, Future Market and Present Value Reality Reza Juanda; Falahuddin Falahuddin; Muttaqien Muttaqien; Rico Nur Ilham; Frengki Putra Ramansyah; Muhammad Multazam
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v5i1.1111

Abstract

Cryptocurrency is an investment commodity that can generate returns and already has a license to trade in exchange. This study aims to examine the prospects of digital cryptocurrency assets more deeply by summarising the results of literature studies in various countries. In each of the continents scattered in the world, some countries support the existence of cryptocurrency as an investment asset and a means of payment. As a result of this study, it is known that many countries whose governments make strict regulations on support for legality and allow cryptocurrency transactions include: European Union members, namely Germany and Italy, and non-member countries of the European Union, such as Gibraltar. Furthermore, in the Americas, there are Canada and Venezuela. In East Asia and the Asia Pacific, Australia and Japan support the existence of cryptocurrency. Meanwhile, in Southeast Asian countries, there are contradictions between several countries, including Indonesia, Malaysia, Vietnam, and the Philippines, that reject cryptocurrency transactions because they are considered threats to money laundering and the problem of terrorism. However, Singapore and Thailand will protect cryptocurrency investors in their countries and ensure legal regulations for cryptocurrency transactions as investment assets and legal means of payment transactions. Investments in digital currencies or cryptocurrencies are increasingly prevalent worldwide and are supported by significant price increases. Of course, this is a prospect that cryptocurrency transactions can meet the expectations of all users in the world by making regulations regarding the legality of cryptocurrency, so that the transaction model can be integrated between users, both as an asset and a substitute for international payment currencies.
Pengaruh Debt to Asset Ratio, Loan to Deposit Ratio, Non Performing Loan, dan Dana Pihak Ketiga terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Indonesia Hia Asmuni; Chairil Akhyar; Husaini Husaini; Muttaqien Muttaqien
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh debt to asset ratio, loan to deposit ratio, non performing loan, dan dana pihak ketiga terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan di bursa efek indonesia. Dalam penelitian ini, kinerja keuangan diukur menggunakan Return on Assets . Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan annual report perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah 47 perusahaan perbankan, sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 31 perusahaan dengan total 155 data observasi selama lima tahun pengamatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan program EViews. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa debt to asset rasio dan loan to deposit ratio tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan , non performing loan dan dana pihak ketiga menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan.