This Author published in this journals
All Journal AGROINOTEK
Ifadah, F.
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teknologi aplikasi kompos pupuk kandang kambing di kebun kopi Aulia Hanuf, Atiqah; M. Yunita, Dinda; M. Nurin, Yusuf; Syarof, Z. Naylis; Nisfi, N.; Ifadah, F.; Musyaffa, Haidar J.
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penumpukan limbah kotoran ternak masih banyak yang belum dimanfaatkan. Penumpukan dalam jumlah besar dapat menjadi sumber pencemaran lingkungan, pencemaran udara dan air. Perlu adanya penanganan yang tepat dalam mengelola limbah kotoran ternak seperti pembuatan kompos. Teknologi pembuatan kompos menjadi solusi yang tepat agar pengelolaan limbah kotoran dapat dimanfaatkan kembali seperti dalam sektor pertanian. Metode pembuatan dengan menggunakan kotoran kambing ± 800 kg, dedak 20 kg dan dekomposer (MA11). Proses pengomposan dilakukan selama ± 8 minggu. Berdasarkan hasil penelitian, kandungan hara pada kompos kotoran kambing sudah memenuhi prasyarat kualitas kimiawi kematangan kompos SNI 19-7030-2004, berturut-turut untuk nilai C, N, C/N dan pH kompos adalah 32,28 %, 1,98 %, 13,16 %, dan 7,24. Selain itu juga memenuhi prasyarat kualitas fisik yang ditetapkan antara lain: temperatur 29,7oC, berwarna kehitaman, berbau seperti tanah, dan bertekstur seperti tanah.
Penerapan sistem biopori berkompos di kebun kopi Hanuf, Atiqah Aulia; M. Nurin, Yusuf; M. Yunita, Dinda; Naylis Syaro, Z.; Nisfi, N.; Ifadah, F.; Musyaffa, Haidar J.; Soemarno, S.
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan bahan organik tanah semakin menurun karena semakin intensifnya pengelolaan, erosi, maupun terbatasnya input bahan organik di kebun kopi. Bahan organik memiliki peran yang penting untuk mendukung aktivitas fisik, kimia dan biologi tanah. Oleh karena itu, teknologi biopori berkompos mempunyai potensi yang sangat besar untuk memperbaiki kualitas tanah di kebun kopi. Teknologi ini diletakkan pada zona perakaran kopi yang terdiri dari dua bagian yaitu lapisan atas (0-30 cm) dan lapisan bawah (30-60 cm). Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendesain dan menerapkan teknologi biopori berkompos di kebun kopi. Sistem biopori dibuat menggunakan PVC 5” dengan kedalaman biopori 30 cm dan 60 cm di sekitar pohon kopi produktif. Kompos yang telah matang dimasukkan ke dalam biopori dengan dosis kompos kotoran kambing 4,4 kg/pohon dan untuk kompos kulit kopi sebesar 10,4 kg/pohon. Setiap petak pengamatan terdiri atas 15 pohon kopi dewasa dan 10 biopori berkompos. Teknologi biopori berkompos ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas air tanah tersedia pada zona akar tanaman kopi, meningkatkan kandungan bahan organik tanah dan memperbaiki ketersediaan unsur hara dalam tanah.