This Author published in this journals
All Journal AGROINOTEK
Sukmajati, Muhammad Ramanda
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kemantapan Agregat Tanah Di Kebun Kopi Rakyat, Karangploso, Malang Sukmajati, Muhammad Ramanda; Mahdiyyah, Refi Erika; Ifadah, Nisfi Fariatul; Soemarno, Soemarno; Pramesti, Gitri Ardia; Nugroho, Gabryna Auliya
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2025.006.01.09

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis sifat fisik tanah: kemantapan agregat tanah, bobot isi tanah, porositas tanah, konduktivitas hidrolik tanah, dan WHC (Water Holding Capacity) atau kapasitas menahan air pada zona perakaran tanaman kopi di perkebunan kopi rakyat tadah hujan. Studi lapangan dilakukan pada bulan November 2023 hingga April 2024 di kawasan perkebunan kopi rakyat tadah hujan di Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Kegiatan survei lapangan meliputi pembuatan minipit tanah, dan pengumpulan contoh tanah tidak terganggu dan contoh tanah terganggu pada kebun-kebun kopi yang berumur <5 tahun, 5-10 tahun, dan > 10 tahun, pada kedalaman tanah 20-40 cm, 40-60 cm, dan 60-80cm. Setiap kelompok umur kebun kopi diwakili oleh 5 petak pengamatan (ukuran 10 m x 10 m) yang berisi 16 pohon kopi dengan jarak tanam 3 m x 3 m. Contoh pohon kopi pada setiap petak pengamatan berjumlah 4 pohon yang berada di Tengah-tengah petak. Contoh tanah diambil pada titik pengeboran 40-50 cm dari setiap contoh pohon kopi, kemudian dikompositkan menjadi satu sampel tanah komposit yang mewakili plot pengamatan, untuk setiap kedalaman tanah. Contoh tanah komposit ini terdiri dari contoh tanah terganggu (sekitar 1 kg tanah) dan contoh tanah tidak terganggu (4 ring sampel tanah). Analisis laboratorium terhadap karakteristik tanah meliputi kemantapan agregat tanah, kepadatan tanah, porositas tanah, konduktivitas hidrolik jenuh tanah, dan WHC (Water Holding Capacity). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemantapan agregat tanah pada kedalaman 20-80 cm di kebun kopi dengan umur pohon kopi yang berbeda mempunyai nilai yang berbeda-beda, tergolong dalam agregat tanah “Sangat Mantap”. Kemantapan agregat tanah mempunyai hubungan yang signifikan dengan beberapa sifat fisika tanah seperti berat isi, porositas tanah, kandungan fraksi pasir dan liat, serta WHC (Water Holding Capacity) tanah. Kemantapan agregat tanah, berat isi tanah, dan WHC tanah pada zona perakaran tanaman kopi (kedalaman tanah 20-80 cm) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tanaman kopi.