p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AGROINOTEK
Putra, Dian Nugraha Harry
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Pengenalan Dan Pengamatan Penyakit Pada Cabai Rawit Di Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban Tristanti, Irisa; Taufiqurrahman, Achmad Fitriadi; Mentari, Desna Ayu; Putra, Dian Nugraha Harry
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2024.005.01.07

Abstract

Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, merupakan salah satu sentra penghasil cabai rawit yang mengalami kendala dalam praktek budidaya tanaman cabai rawit didominasi oleh kurangnya pengetahuan petani tentang pengelolaan agroekosistem sehingga menimbulkan masalah-masalah lain seperti degradasi kesburan tanah, serangan hama dan penyakit yang berdampak pada penurunan produktivitas cabai rawit baik secara kualitas maupun kuantitas. Kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Tim dosen Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pemehaman Sumber Daya Manusia (SDM) Petani cabai rawit tentang penyakit pada tanaman cabai rawit dan pengelolaan penyakit berbasis agroekosistem. Kegiatan ini meliputi survei lahan, sosialisasi dan penyuluhan kegiatan ,materi dan diskusi. Materi utama yang disampaikan mencakup pengenalan penyakit cabai dan strategi pengendaliannya. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari petani peserta yang diukur selama pelaksanaan kegiatan. Tantangan utama meliputi Kurangnya pemahaman petani terhadap pengelolaan penyakit tanaman cabai rawit dapat menyebabkan penurunan produktivitas cabai rawit. Melalui kegiatan pendampingan ini, mampu meningkatakan pengetahuan petani melalui pemberian materi, diskusi dan praktek lapangan. Selain ini keterampilan petani dalam melakukan budidaya yang baik, benar, dan efisien juga akan meningkatkan sehingga praktek pertanian yang dilakukan tidak menimbulkan permasalahan lingkungan.
Manajemen Agroekosistem Berbasis Ecological Engineering pada Tanaman Padi di Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi Hadi, Mochammad Syamsul; Sektiono, Antok Wahyu; Rahardjo, Bambang Tri; Widjayanti, Tita; Taufiqurrahman, Achmad Fitriadi; Putra, Dian Nugraha Harry
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2024.005.01.08

Abstract

ABSTRAKKecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu Kec. dengan komoditas utama padi, dan menjadi binaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Salah satu masalah penting yang dihadapi petani padi di Kecamatan Genteng adalah hama wereng batang coklat dan tikus yang menyebabkan kehilangan hasil cukup besar. Petani belum memiliki kemampuan mengelola hama-hama tersebut, terlihat dari tingkat kejadian gagal panen yang tinggi yang diakibatkan oleh serangan hama. Pada tahun 2018 ini sedang dilaksanakan program Sekolah Lapangan Sistem Pertanian Berlanjut Berbasis Padi (SL-SPB) dalam rangka peningkatan produksi padi yang berlanjut dengan penerapan manajemen agroekosistem. Sekolah Lapang melibatkan tiga unsur pengelolaan secara harmonis, yaitu pengelolaan pertanaman, pengelolaan tanah, dan pengelolaan hama penyakit secara terpadu. Pada kegiatan SL tersebut diberikan materi topik khusus untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pengelolaan tanaman padi. Oleh karena itu dalam kegiatan ini dilakukan pelatihan pengelolaan hama-hama penting pada tanaman padi yang merupakan topik khusus bagian dari SL-SPB. Diharapkan dari pelatihan ini petani padi di Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi menjadi terlatih dalam mengelola hama pada tanaman padi yang efektif, berlanjut dan melestarikan daya dukung sumber daya alam (lingkungan) terhadap tanaman padi di lapangan.