Muhammad Rifqi Ridho
Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI GURU DALAM MENGURANGI KETERGANTUNGAN SISWA TERHADAP GOOGLE TRANSLATE DALAM PEMBELAJARAN BAHASA Lulu Maulida Apriliana; Muhammad Rifqi Ridho; Nida Farhani Mubarokah
ISLAMISCHE BILDUNG: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam UNU Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/ib.v5i2.604

Abstract

Penggunaan Google Translate dalam pembelajaran bahasa memberikan kemudahan, namun juga berpotensi menimbulkan ketergantungan siswa sehingga mengurangi kemampuan memahami teks secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi guru dalam mengurangi ketergantungan tersebut melalui studi literatur. Data diperoleh dari berbagai artikel ilmiah yang relevan dan dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi yang efektif meliputi penguatan kosakata secara kontekstual, penerapan pembelajaran berbasis teks dengan analisis struktur bahasa, penggunaan metode kolaboratif, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran alternatif yang lebih terarah. Selain itu, literasi digital menjadi faktor penting agar siswa mampu menggunakan Google Translate secara kritis dan proporsional. Temuan ini menegaskan bahwa peran guru sangat penting dalam membimbing penggunaan teknologi guna meningkatkan kemandirian belajar siswa.
Signifikansi Gramatika Arab dalam Menginterpretasikan Al-Qur’an: Tinjauan Ilmu Nahwu, Ilmu Sharaf, dan Ilmu Balaghah Muhammad Rifqi Ridho; Abu Bakar
Al-Mazaya: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al Qur’an kaya akan struktur sintaksis, morfologi, dan keindahan retorika, sayangnya penguasaan aspek linguistik khususnya nahwu, sharaf dan balaghah sering kali di abaikan dalam tafsir kontemporer dan berpotensi menimbulkan kekeliruan dan ketidaktepatan makna. Tujuan penelitian ini adalah menguraikan secara sistematis dan tematis kontribusi nahwu, sharaf, dan balaghah sebagai unsur pokok gramatikal Arab dalam menafsirkan ayat‑ayat Al‑Qur’an, serta membuktikan pengaruh signifikan terhadap kualitas pemahaman Al Qur’an. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berbasis penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif‑deskriptif. Data diambil dari ayat‑ayat Al‑Qur’an yang bernuansa kebahasaan dan ditafsirkan melalui pendekatan linguistik klasik dan kontemporer. Analisis dilakukan secara tematik dalam tiga bagian: struktur sintaksis kalimat (nahwu), struktur morfologis kata (sharaf), dan struktur retorika bahasa (balaghah). Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) analisis nahwu yang mendalam mampu mencegah kesalahpahaman dalam penafsiran Al Qur’an seperti pada QS. Fāṭir:28, QS Al Fatihah:2. (2) analisis sharaf berperan menjelaskan nuansa temporal (kejelasan waktu), pelaku, dan bentuk abstrak kata seperti bentuk fi‘il mudhāri‘ dalam QS. Fatir: 28, QS Al Baqarah:2, QS AL Fatihah:3, dan (3) analisis balaghah membantu memperluas pemahaman makna implisit tafsir dan memberikan kontribusi kuat terhadap internalisasi pesan spiritual dan moral Al Qur’an seabgaimana dalam QS. Fatir: 28. QS. Al Baqarah: 2. Al Fatihah: 5 dan Al Baqarah: 187. Dengan demikian, nahwu, sharaf, dan balaghah menjadi kesatuan fondasi tafsir Al Qur’an yang menghasilkan pemahaman terhadap Al Qur’an yang lebih tepat, mendalam, dan kontekstual.