Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Strategi Crisis Leadership dan Manajemen Risiko dalam Pengambilan Keputusan Strategis Pasca Perubahan Struktural Organisasi X : Sebuah Studi Literatur Andini Nurhayati Dewi; Luthfia Khairunnisa Hutami; Aos Kuswandi
Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora (JHUSUM) Vol. 1 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67755/jhusum.v1i2.192

Abstract

Perubahan struktural organisasi sering kali memicu kerentanan operasional dan krisis komunikasi internal. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (literature review) untuk menganalisis strategi crisis leadership berbasis manajemen risiko dalam memandu pengambilan keputusan strategis pasca-perubahan struktur. Analisis disintesis dari berbagai literatur ilmiah bereputasi terkait model perubahan Kotter, Situational Crisis Communication Theory (SCCT), dan manajemen risiko. Hasil sintesis menunjukkan bahwa kepemimpinan empatik, jaminan keselamatan psikologis, dan integrasi instrumen risiko (Risk Register) sangat krusial dalam meredakan resistensi transisi. Penelitian ini menghasilkan model integratif sirkular sebagai panduan praktis pengambilan keputusan saat transisi organisasi.
Exploring the Leadership Role of the Chair of the FISIP Student Executive Board University Muhammadiyah Indonesia (UNISMA Bekasi) in Encouraging Innovation and Creativity of Management Astia Salsabil; M. Yoga Chossy Pratama; Aos Kuswandi
Journal of Economics, Management, Development, and Education Vol. 1 No. 4 (2026): Journal of Economics, Management, Development, and Education (JEMDE) edisi Augu
Publisher : Journal of Economics, Management, Development, and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21385429

Abstract

This study aims to explore the leadership role of the Chairperson of the Student Senate (SEMA) of the Faculty of Social and Political Sciences (FISIP), University of Muhammadiyah Indonesia (UNISMA) Bekasi), in encouraging innovation and creativity among its board members. The study employed a qualitative approach with an exploratory method. Data were collected through interviews with the Chairperson and an active board member, supported by organizational observations. The findings reveal that the Chairperson plays a significant role in creating an organizational climate that supports innovation and creativity through open communication, motivation, appreciation of new ideas, and involving members in decision-making processes. Board members felt they were given opportunities to express opinions and develop their ideas. Although several obstacles were identified, such as limited time due to academic responsibilities and a lack of self-confidence among some members, the Chairperson is continuously sought to address these challenges through effective coordination and ongoing support. Therefore, the leadership of the Chairperson of SEMA FISIP Universitas Muhammadiyah Indonesia (UNISMA Bekasi) significantly contributes to fostering innovation and creativity among organizational members.
Gaya Kepemimpinan dan Pola Pengambilan Keputusan dalam Perspektif Bawahan di Rumah Sakit Azra Zahrani; Alifa Firly Apriliana; Aos Kuswandi
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 3 No. 2 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jipk.v3i2.2281

Abstract

Leadership style and decision-making patterns exercised by supervisors play an important role in shaping subordinates' perceptions and influencing work dynamics within an organization, including in hospital settings. Previous studies on this topic have generally focused on measuring statistical relationships between variables through quantitative approaches. As a result, the subjective meaning that subordinates attach to their supervisor's leadership style and decision-making process remains rarely explored in depth. This study aims to analyze supervisors' leadership style and decision-making patterns from the perspective of subordinates in a hospital setting. The study employs a qualitative approach with a case study design, with data collected through semi-structured interviews and passive participatory observation of an emergency room nurse selected purposively. Data validity was tested using technique triangulation, while data analysis was carried out through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that subordinates perceive their supervisor's leadership style as a combination of a participative approach in normal situations and an instructive approach in urgent situations. The decision-making pattern tends to be consultative, in which subordinates are involved in the discussion stage while the final decision remains with the supervisor. Involvement in the discussion process, although it does not always determine the final outcome of a decision, is shown to contribute to subordinates' sense of being valued and their work motivation. These findings indicate that leadership style and decision-making that are adaptive to situational context play an important role in building a healthy work climate and working relationship in a hospital setting.
Kontribusi Kepemimpinan Strategis Terhadap Mutu Kebijakan Jangka Panjang Organisasi: Sebuah Tinjauan Pustaka Nur Aisyah; Anisa Wulandari; Aos Kuswandi
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12067

Abstract

Kepemimpinan strategis menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlanjutan organisasi di tengah perkembangan teknologi, persaingan global, dan perubahan lingkungan yang semakin dinamis. Pengambilan keputusan jangka panjang yang efektif membutuhkan pemimpin yang mampu merumuskan arah strategis, menganalisis kondisi organisasi, serta beradaptasi terhadap berbagai perubahan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan strategis dalam meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan jangka panjang organisasi. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal dan artikel ilmiah yang relevan mengenai kepemimpinan strategis dan pengambilan keputusan organisasi. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif melalui proses identifikasi, komparasi, interpretasi, dan sintesis berbagai sumber pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan strategis berperan dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan melalui kemampuan berpikir visioner, analitis, komunikasi yang efektif, pelibatan berbagai pemangku kepentingan, serta kemampuan organisasi dalam beradaptasi terhadap perubahan lingkungan. Selain itu, efektivitas pengambilan keputusan juga dipengaruhi oleh kualitas informasi, budaya organisasi yang kolaboratif, partisipasi anggota, dan pemanfaatan teknologi informasi. Sintesis berbagai penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan strategis bukan sekadar memperbaiki ketepatan langkah, melainkan juga memantapkan daya saing dan keberlanjutan organisasi dalam jangka panjang. Oleh karena itu, organisasi perlu mengembangkan kompetensi kepemimpinan strategis serta membangun sistem organisasi yang mendukung pengambilan keputusan yang adaptif.
Peran Kepemimpinan Plt Bupati Bekasi dalam Relokasi Pasar Sentra Grosir Cikarang dan Dampaknya terhadap Kesejahteraan Psikologis Para Pedagang Ananda Fitri Alifiah; Rayyan Fathah Nandilham; Aos Kuswandi
Jiwara: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67755/jiwara.v1i2.196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan transformasional Plt Bupati Bekasi dalam kebijakan relokasi pedagang di kawasan Sentra Grosir Cikarang (SGC) serta dampaknya terhadap kondisi psikologis pedagang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data yang berasal dari observasi lapangan, analisis dokumen resmi pemerintah, dan pemberitaan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kepemimpinan transformasional melalui koordinasi lintas sektor berhasil merelokasi 508 pedagang untuk mengurai kemacetan kronis, kebijakan ini menimbulkan dampak psikologis signifikan berupa kecemasan kolektif dan kekhawatiran mendalam terkait keamanan aset, risiko pencurian, serta potensi bahaya kebakaran di lokasi baru. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan relokasi tidak hanya ditentukan oleh pemindahan fisik, tetapi sangat bergantung pada penguatan fungsi mediasi untuk memitigasi hambatan perilaku pedagang dan menjamin kepastian keamanan. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi dimensi kesejahteraan psikologis pedagang khususnya manajemen ketakutan terhadap risiko kehilangan asetsebagai variabel penentu efektivitas kebijakan kepemimpinan pemerintah daerah dalam penataan ruang publik.
Implementation of the Integrity Zone Development Policy toward a Corruption-Free Area at Statistics Indonesia (BPS) Cianjur Regency Ani Saebani; Aos Kuswandi; Ipah Ema Jumiati
International Journal of Economics, Management and Accounting (IJEMA) Vol. 3 No. 9 (2026)
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/ijema.v3i9.400

Abstract

Bureaucratic reform is an internal improvement process intended to address problems within public organizations. Statistics Indonesia (BPS) of Cianjur Regency has implemented bureaucratic reform through an Integrity Zone development policy aimed at achieving Corruption-Free Area (WBK) status. This study analyzes the implementation of the policy. A descriptive qualitative approach was employed. The analysis used George C. Edwards III’s implementation model, comprising communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The findings show that the four variables have been implemented by employees, but implementation has not yet been fully effective. Communication is generally clear and appropriately conveyed by leadership, while information resources and physical facilities are adequate and the bureaucratic structure is adaptive. However, several obstacles remain, including limited external dissemination concerning corruption and gratuity controls, insufficient staff in both quantity and competence, and weaknesses in the bureaucratic structure related to Standard Operating Procedures (SOPs) for work rules and Integrity Zone innovations. Strengthening external communication, human-resource capacity, and innovation-related SOPs is therefore essential to support the achievement of WBK status.
Peran Lingkungan Kerja Terhadap Efektivitas Pengambilan Keputusan Pemimpin dalam Organisasi: Tinjauan Literatur Nurazizah Azzahra; Rachel Ramadhani; Aos Kuswandi
JOMI: Jurnal Organisasi dan Manajemen Indonesia Vol 4 No 2 (2026)
Publisher : CV. MEDIA PENA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67352/jomi.v4i2.181

Abstract

Lingkungan kerja merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap efektivitas pengambilan keputusan pemimpin dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran lingkungan kerja dalam mendukung efektivitas pengambilan keputusan melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh dari artikel-artikel ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis melalui proses identifikasi, seleksi, analisis, dan sintesis untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai topik yang dikaji. Hasil kajian menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang kondusif mampu menciptakan komunikasi yang lebih efektif, memperkuat koordinasi, serta mendorong partisipasi anggota organisasi dalam proses pengambilan keputusan. Selain itu, kepemimpinan, budaya organisasi, dan iklim organisasi juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas keputusan yang dihasilkan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas pengambilan keputusan tidak hanya bergantung pada kompetensi pemimpin, tetapi juga pada dukungan lingkungan organisasi yang mampu menunjang proses pengambilan keputusan secara optimal. Oleh karena itu, pengembangan lingkungan kerja yang kondusif dan kepemimpinan yang efektif menjadi aspek penting dalam mendukung keberhasilan organisasi.