Elsa Putriani Gunawas
Universitas Halu Oleo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DI PT. NARAYANA LAMBALE SELARAS KABAENA TIMUR TAHUN 2024 Indah Ade Prianti; Elsa Putriani Gunawas; Jaka Seru Dwi Saputra
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v5i1.1

Abstract

Perilaku keselamatan di tempat kerja merujuk pada semua aktivitas yang berkaitan dengan pemeliharaan keamanan saat melakukan pekerjaan, termasuk pelaksanaan tugas dan sikap yang berhubungan dengan konteks lingkungan kerja. Ini menyoroti pentingnya ketaatan dan keterlibatan individu dalam menjaga keamanan. PT. Narayana Lambale Selaras, sebuah perusahaan yang beroperasi dalam sektor penambangan nikel di Timur Kabaena, menerapkan teknik penambangan terbuka mulai dari tahap eksplorasi hingga pengiriman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkaitan dengan perilaku keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di PT. Narayana Lambale Selaras Kabaena Timur Tahun 2024. Studi ini merupakan analisis kuantitatif yang menerapkan metode cross-sectional. Sampel diambil dengan menggunakan teknik total sampling, yang berarti seluruh populasi sebanyak 74 pekerja menjadi bagian dari penelitian ini di PT. Narayana Lambale Selaras Kabaena Timur. Hasil Penelitian menunjukan bahwa hasil uji chi-square antara sikap dan perilaku K3 didapatkan nilai P-value 0,533 > α 0,05 dan hasil uji chi-square antara pengawasan dan perilaku K3 didapatkan nilai p-value 0,007< α 0,05 di PT. Narayana Lambale Selaras Kabaena Timur Tahun 2024.Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara sikap dengan perilaku Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di kalangan pekerja di PT. Narayana Lambale Selaras Kabaena Timur Tahun 2024. Terdapat hubungan antara pengawasan dan perilaku Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diantara pekerja di PT. Narayana Lambale Selaran Kabaena Timur Tahun 2024.
Peningkatan Pengetahuan Tentang Manfaat Asi Eksklusif Melalui Kegiatan Penyuluhan Kesehatan Di Posyandu Tebing Tinggi Wilayah Kerja Puskesmas Abeli Sulawesi Tenggara Adelia Putri Rahayu; Sartiah Yusran; I Putu Sudayasa; Alfiandi; Elsa Putriani Gunawas; Faskal Othneil Pratama Kaperek; Imran; Intan Anugrah Pratiwi; Iyan Megawati Adiwijaya; Suriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i2.817

Abstract

Breast milk is the best food for babies, especially during the first six months of life. Exclusive breastfeeding has been proven to benefit babies' growth, development, and immunity, as well as providing health benefits for mothers. However, exclusive breastfeeding in Indonesia has not yet met the national target. This is influenced by various factors, primarily mothers' knowledge. The purpose of this activity is to increase the understanding of pregnant and breastfeeding mothers about the benefits of exclusive breastfeeding, the correct methods and techniques of breastfeeding, and the importance of preparing oneself during pregnancy. The target audience for this activity is pregnant and breastfeeding mothers, with 15 participants. It is held at the Tebing Tinggi Health Center in the Abeli Public Health Center working area. The counseling method involved showing educational videos, delivering material interactively, holding discussions, and conducting question and answer sessions. The results of the activity showed enthusiasm and active participation from the participants during the counseling session. Participants were able to understand the definition of exclusive breastfeeding, the benefits of breast milk for babies and mothers, the appropriate time and method of breastfeeding, and the factors that influence the success of exclusive breastfeeding. This educational activity effectively increased mothers' knowledge and awareness of the importance of exclusive breastfeeding. It is hoped that ongoing education and support from families, health workers, and Posyandu cadres can improve the success of exclusive breastfeeding practices in the community.