Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nurses and Service Quality at Regional General Hospitals (RSUD) Across Sumatera Utara Province Nilawati Nilawati; Murni Noviani Nasution; Balqis Nurmauli Damanik
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i3.5589

Abstract

The delivery of healthcare services in Regional General Hospitals (RSUD) across Sumatera Utara Province faces significant challenges due to dynamic population growth. This study aims to analyze the relationship between nurse workload and service quality within these hospital environments. The methodology employed is a quantitative analysis based on secondary data from the 2025–2026 regional statistical reports and empirical literature reviews of various hospitals in Sumatera Utara. Research findings indicate a significant negative correlation between excessive workload and the quality of nursing care (p = 0.000). The nurse ratio in Sumatera Utara (144.35 per 100,000 population) remains below the national target of 158 per 100,000, triggering physical and mental fatigue (burnout). Decreased concentration due to administrative and temporal burdens increases the risk of Adverse Events (KTD) . The conclusion of this study emphasizes the necessity of accelerating medical record digitalization and workforce redistribution using the WISN method to maintain minimum service standards and patient safety.
Edukasi dan Demonstrasi Perawatan Luka Sederhana sebagai Upaya Penguatan Kesiapsiagaan Masyarakat Pascabencana di Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues Ismayadi Ismayadi; Nilawati Nilawati; Syahferi Anwar; Linawati Togatorop; Ruminta Sirait
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/aeys9x17

Abstract

Indonesia memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi, dan Kabupaten Gayo Lues, khususnya Kecamatan Blangkejeren, termasuk wilayah rawan banjir dan tanah longsor yang kerap menimbulkan korban luka. Keterbatasan tenaga kesehatan serta rendahnya pengetahuan masyarakat tentang perawatan luka—termasuk kebiasaan menggunakan bahan tradisional seperti abu dan daun-daunan yang berisiko infeksi—menjadi masalah utama di tiga desa sasaran (Palok, Agusen, dan Tetinggi). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam perawatan luka sederhana pascabencana guna memperkuat kesiapsiagaan berbasis komunitas. Metode pelaksanaan mengintegrasikan tiga tahap, yaitu edukasi ceramah interaktif, demonstrasi oleh tenaga ahli, dan redemonstrasi mandiri oleh peserta, yang dilaksanakan selama tiga hari di tiga desa dengan total 60 peserta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test–post-test pengetahuan (20 soal) dan lembar observasi keterampilan (15 indikator). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata skor pengetahuan dari 42,3 menjadi 80,5 (peningkatan 90,3%; uji Paired Sample T-Test, p = 0,000), serta 72% peserta mampu melakukan perawatan luka dengan benar, keduanya melampaui target keberhasilan 70%. Pendekatan community-based yang memadukan edukasi, demonstrasi, dan redemonstrasi terbukti efektif meningkatkan kapasitas masyarakat di daerah rawan bencana dengan akses layanan kesehatan terbatas. Program ini direkomendasikan untuk direplikasi dan diintegrasikan ke dalam Rencana Penanggulangan Bencana desa guna keberlanjutan kesiapsiagaan masyarakat.