Ismayadi Ismayadi
Department Of Community Nursing, Universitas Sumatera Utara, 20155, Medan, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR UNTUK MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN DAN KEBERANIAN SISWA SMA AL-FITYAN MEDAN Balqis Nurmauli Damanik; Syahferi Anwar; Dudut Tanjung; Ismayadi Ismayadi; Nilawati; Irma Valentina Manurung
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/nzs7nm37

Abstract

Kejadian henti napas dan henti jantung di komunitas memiliki keterkaitan erat dengan epidemiologi penyakit jantung. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2024, prevalensi penyakit jantung di Indonesia mencapai 17 dari 1000 orang, yang meningkatkan risiko henti jantung dan henti napas di lokasi yang tidak dapat diprediksi. Remaja, sebagai bagian dari keluarga dan komunitas, harus memiliki kemampuan dasar untuk memberikan bantuan hidup dasar (BHD) guna mengurangi komplikasi kematian akibat penyakit jantung. Tujuan pelatihan BHD yang dilakukan di SMA Al-Fityan Medan adalah untuk (1) memberikan edukasi kesehatan tentang penyakit jantung kepada remaja, (2) mengajarkan peran remaja dalam kehidupan sehari-hari untuk mengurangi risiko penyakit jantung sejak dini, dan (3) memberikan pelatihan BHD kepada remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini mencakup edukasi kesehatan dan demonstrasi BHD. Pelatihan ini terbukti bermanfaat, dengan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, dibuktikan melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test (p<.000). Peserta juga mampu memberikan BHD dengan baik setelah pelatihan. Edukasi tentang penyakit jantung dan pelatihan BHD pada remaja penting dalam pencegahan penyakit jantung dan komplikasinya
PENINGKATAN KETERAMPILAN PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT MELALUI PELATIHAN BASIC TRAUMA CARDIAC LIFE SUPPORT (BTCLS) DI AKADEMI KEPERAWATAN KESDAM SIANTAR Syahferi Anwar; Dudut Tanjung; Ismayadi Ismayadi; Balqis Nurmauli Damanik; Ruslan Zuhair Pulungan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/zgcbwk94

Abstract

Penelitian pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi penanganan gawat darurat melalui pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) di Akademi Keperawatan KESDAM Siantar. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan simulasi intensif, yang mengintegrasikan penyuluhan teori dan praktik lapangan selama enam hari. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, yang menunjukkan peningkatan nilai pengetahuan rata-rata peserta dari 45,5 menjadi 85,5 (kenaikan sebesar 87,91%) serta nilai keterampilan mencapai skor rata-rata 85. Penggunaan manikin resusitasi dan simulasi kasus darurat secara signifikan meningkatkan kecepatan dan ketepatan respon peserta dalam menghadapi situasi kritis. Hasil pengabdian ini membuktikan efektivitas metode pelatihan berbasis simulasi dalam meningkatkan kualitas penanganan gawat darurat, sekaligus mendongkrak kepercayaan diri dan profesionalisme tenaga kesehatan. Kontribusi penelitian ini terhadap perkembangan ilmu pendidikan keperawatan menjadi acuan bagi institusi lain dalam mengimplementasikan program pelatihan serupa guna menghadapi tantangan di era modern
I Can't, But We Can: Pendekatan Hipnoterapi untuk Meningkatkan Ketahanan Mental Pekerja dalam Situasi Darurat Syahferi Anwar; Ismayadi Ismayadi; Balqis Nurmauli Damanik; Cut Roza Asminanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jk7zbv97

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan ketahanan mental pekerja dalam situasi darurat melalui intervensi hipnoterapi yang dilakukan secara partisipatif pada tanggal 22 Oktober 2024 di area outdoor hotel di Sumatera Utara. Kegiatan dilaksanakan dengan menggabungkan sosialisasi, sesi hipnoterapi kelompok, dan diskusi reflektif tanpa penggunaan instrumen formal sehingga menghasilkan data kualitatif yang menunjukkan peningkatan relaksasi, kesadaran diri, penurunan kecemasan, serta terjalinnya dukungan sosial antar peserta. Temuan ini tidak hanya menegaskan efektivitas hipnoterapi dalam mengelola stres kerja, tetapi juga berpotensi memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan melalui integrasi strategi pengelolaan stres ke dalam kurikulum dan pelatihan pendidikan
Edukasi dan Demonstrasi Perawatan Luka Sederhana sebagai Upaya Penguatan Kesiapsiagaan Masyarakat Pascabencana di Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues Ismayadi Ismayadi; Nilawati Nilawati; Syahferi Anwar; Linawati Togatorop; Ruminta Sirait
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/aeys9x17

Abstract

Indonesia memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi, dan Kabupaten Gayo Lues, khususnya Kecamatan Blangkejeren, termasuk wilayah rawan banjir dan tanah longsor yang kerap menimbulkan korban luka. Keterbatasan tenaga kesehatan serta rendahnya pengetahuan masyarakat tentang perawatan luka—termasuk kebiasaan menggunakan bahan tradisional seperti abu dan daun-daunan yang berisiko infeksi—menjadi masalah utama di tiga desa sasaran (Palok, Agusen, dan Tetinggi). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam perawatan luka sederhana pascabencana guna memperkuat kesiapsiagaan berbasis komunitas. Metode pelaksanaan mengintegrasikan tiga tahap, yaitu edukasi ceramah interaktif, demonstrasi oleh tenaga ahli, dan redemonstrasi mandiri oleh peserta, yang dilaksanakan selama tiga hari di tiga desa dengan total 60 peserta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test–post-test pengetahuan (20 soal) dan lembar observasi keterampilan (15 indikator). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata skor pengetahuan dari 42,3 menjadi 80,5 (peningkatan 90,3%; uji Paired Sample T-Test, p = 0,000), serta 72% peserta mampu melakukan perawatan luka dengan benar, keduanya melampaui target keberhasilan 70%. Pendekatan community-based yang memadukan edukasi, demonstrasi, dan redemonstrasi terbukti efektif meningkatkan kapasitas masyarakat di daerah rawan bencana dengan akses layanan kesehatan terbatas. Program ini direkomendasikan untuk direplikasi dan diintegrasikan ke dalam Rencana Penanggulangan Bencana desa guna keberlanjutan kesiapsiagaan masyarakat.