Marlina
STAIN Mandailing Natal

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Online Gambling and the Violation of Maqashid Shariah: Implications for Family Communication and Economic Stability in Indonesia Nur Saniah; Marlina; Ade Khadijatul Z. Hrp; Rahmat
Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Vol. 25 No. 1 (2026)
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/refleksi.v25.i1.51850

Abstract

This paper examines online gambling in Indonesia from the perspective of Maqashid Shariah. Previous studies have primarily focused on its legal status, psychological effects, economic consequences, and family-related problems, while limited attention has been given to how online gambling simultaneously undermines the fundamental objectives of Islamic law. Addressing this gap, the study analyzes online gambling as a form of systemic mafsadah that threatens multiple dimensions of human welfare (maslahah). Employing a qualitative library research approach, the study analyzes scholarly publications, official reports, and relevant academic literature using qualitative content analysis. The findings demonstrate that online gambling generates interconnected harms extending beyond financial loss, eroding the protection of religion (hifz al-din), intellect (hifz al-'aql), wealth (hifz al-mal), family and future generations (hifz al-nasl), and ultimately social stability. Rather than constituting merely a prohibited form of maisir, online gambling represents a multidimensional threat that weakens the ethical, economic, and social foundations of Muslim society. This study contributes to contemporary Maqashid Shariah scholarship by proposing a systemic framework for understanding digital gambling and offers a normative basis for developing preventive policies and strengthening family resilience in the digital era.
Penguatan Nilai Moderasi Beragama melalui Pengajian di Kalangan Perempuan di Desa Handel Kec. Puncak Sorik Marapi Muhammad Yusuf Batubara; Ilmi Khodijah; Nur Asiah; Siti Annisa Nst; Alda Yunita Lubis; Ilza Vanilla; Annisah Nur Hasibuan; Nur Azizah; Aldy Atillah Lubis; Muhammad Bahri Simbolon; Marlina
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): Edisi September
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini membahas penguatan nilai moderasi beragama melalui aktivitas pengajian di kalangan perempuan Desa Handel. Fenomena meningkatnya tantangan intoleransi dan radikalisme menuntut upaya kolektif untuk memperkuat pemahaman keagamaan yang seimbang dan inklusif. Pengajian perempuan dipandang sebagai sarana strategis dalam proses internalisasi nilai moderasi karena menyediakan ruang belajar agama yang partisipatif, dialogis, serta relevan dengan kehidupan sosial masyarakat desa. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menelaah literatur moderasi beragama, teori pembelajaran sosial, dan kepemimpinan komunitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengajian perempuan tidak hanya menjadi forum penyebaran ajaran agama, tetapi juga wadah pembentukan sikap toleransi, musyawarah, dan penghormatan terhadap keberagaman. Peran tokoh agama perempuan sebagai teladan dan fasilitator turut memperkuat transformasi nilai moderasi ke dalam perilaku sehari-hari anggota pengajian. Dengan demikian, pengajian perempuan di Desa Handel berfungsi sebagai benteng sosial dalam mencegah radikalisme, sekaligus memperkuat harmoni sosial antarwarga yang majemuk. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan kebijakan dan pendampingan berkelanjutan agar kegiatan pengajian terus menjadi motor penguatan nilai moderasi beragama di tingkat akar rumput.