Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : INOVTEK POLBENG

Rekonstruksi dan Simulasi Penjalaran Tsunami Banyuwangi 1994 Menggunakan Mike 21 Flow Model Rima Gusriana Harahap
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 1 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 1 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2030.229 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i1.900

Abstract

3 Juni 1994, gempa berkekuatan 7,8 skala Richter menghempaskan gelombang tsunami di selatan Banyuwangi. 199 jiwa dikabarkan melayang dan ratusan lainnya kehilangan tempat tinggal. Tsunami dikabarkan mencapai ketinggian hingga 9 meter dan menyapu belasan kilometer daratan. Penelitian ini merekontruksi pembangkitan dan penjalaran tsunami hingga mencapai pantai. Dengan bantuan perangkat lunak MIKE 21 Flow Model, rekonstruksi dilakukan untuk memvalidasi kemampuan perangkat lunak terhadap data primer di lapangan. Parameter gempa dan batimetri dihimpun hingga menghasilkan skenario gelombang yang serupa dengan kejadian asli. Selanjutnya, penggunaan perangkat lunak akan sangat membantu dalam proses pengajian kerentanan pesisir, salah satunya tsunami.
Identifikasi Human Failure pada Kasus Tubrukan Kapal Menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) Rima Gusriana Harahap
INOVTEK POLBENG Vol 12, No 1 (2022): INOVTEK VOL.12 NO.1 2022
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v12i1.2400

Abstract

Penelitian ini menyajikan tentang perhitungan human failure (kegagalan manusia) yang terjadi dalam tubrukan kapal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pertama, mengidentifikasi jenis kegagalan manusia yang terkait dengan kecelakaan kapal, tahap kedua yaitu menyebarkan kuesioner kepada responden untuk memberi pembobotan pada masing-masing kegagalan. Tahap ketiga yaitu mengolah hasil kuesioner dengan metode Analytic Hierarchy Process (AHP), dan keempat, membandingkan hasil pembobotan dengan frekuensi human failure berdasarkan beberapa laporan kecelakaan dan disajikan dalam Matriks Frekuensi- Human Failure. Dari berbagai macam kegagalan manusia, “Tidak Mematuhi Aturan” merupakan kegagalan yang paling sering terjadi dan paling besar bobotnya, yaitu sebesar 0,106 dari total bobot kegagalan dan tindakan “Tidak Berhati-hati” memiliki bobot terendah yaitu 0,068.
Strategi Pengembangan Rencana Kawasan Pesisir Terpadu Pulau Derawan Pasca Pandemi Covid 19 destyariani liana putri; Nurmawati Nurmawati; Rima Gusriana Harahap
INOVTEK POLBENG Vol 12, No 1 (2022): INOVTEK VOL.12 NO.1 2022
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v12i1.2332

Abstract

Kepulauan Derawan merupakan destinasi wisata bahari yang terletak di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Kepulauan ini memiliki empat pulau utama yang meliputi Pulau Derawan, Pulau Kakaban, Pulau Maratua dan Pulau Sangalaki. Untuk menonjolkan potensi masing-masing pulau, penting juga untuk mengembangkan pulau sesuai dengan sistem pariwisata terpadu untuk dapat mengoptimalkan potensi ekowisata yang ada dan juga mendukung pemerataan ekonomi bagi masyarakat pesisir. Keterpaduan inilah yang kemudian dikenal dengan konsep pengelolaan kawasan pesisir terpadu. Selain itu, dengan kondisi Pandemi COVID-19, perlu juga ditinjau kembali dampak pandemi ini terhadap keberlangsungan pariwisata Kepulauan Derawan. Untuk itu, analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity and Threat) diharapkan dapat menghasilkan strategi pembangunan yang tepat sehingga juga dapat membantu pemangku kepentingan lokal dan masyarakat dalam mengambil keputusan.