Khairul Nizam
Universitas Hamzanwadi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan kapasitas perangkat desa dalam optimalisasi sistem informasi desa (SID) di Desa Jeruk Manis M. Abyan Naji Asri; Farhana Muhammad; Baiq Raudatul Hilmi; Khairul Nizam; Ahmad Rusaedi; Siti Hardiani
ALPATIH: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendukung pengelolaan SID melalui pendampingan pemutakhiran data administrasi desa sesuai dengan kebutuhan pemerintah desa. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan berbasis kebutuhan melalui tahapan observasi, wawancara, identifikasi permasalahan, pendampingan praktik lapangan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan menghasilkan penyusunan data Rumah Tangga Miskin (RTM) dari awal, pemutakhiran data kartu keluarga, data pajak, statistik penduduk, data bantuan, data kelembagaan, artikel desa, serta berbagai informasi administrasi lainnya sehingga kualitas data dalam SID menjadi lebih lengkap dan sesuai dengan kondisi aktual desa. Selain meningkatkan kualitas data, kegiatan ini menunjukkan bahwa kebutuhan pendampingan pada desa yang telah mengimplementasikan SID bergeser dari pelatihan penggunaan aplikasi menuju pendampingan teknis dalam pengelolaan dan pemutakhiran data. Temuan tersebut menegaskan bahwa keberlanjutan pemanfaatan SID tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sistem, tetapi juga oleh kualitas data yang dikelola secara kolaboratif dan berkelanjutan.
Konstruksi dan Reproduksi Nilai Keagamaan dalam Praktik Pengobatan Belian Sasak di Lombok Timur Khairul Nizam; Zulkarnain Zulkarnain; Ridwan Markarma
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 11 No 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v11i4.36656

Abstract

This study examines two processes that sustain religious values in Sasak belian healing practices in East Lombok: the construction of religious values in therapeutic action and their reproduction through intergenerational knowledge transmission. The study employed a qualitative ethnographic design. Ten informants were purposively selected, comprising two belian healers, five patients, one religious leader, one youth leader, and one health worker who had also experienced belian treatment. Data were generated through passive-participation observation, semi-structured interviews, documentation, and literature review, and were analyzed interactively through data condensation, coding, display, and thematic verification. Two main findings emerged. First, religious values take social form through the recitation of basmalah, salawat, dhikr, and prayers; the interpretation of healing as ikhtiar and wasilah; and the positioning of God as the ultimate source of recovery. Repeated practice, patient acceptance, and religious-leader legitimation turn these religious orientations into a shared framework that both authorizes and limits belian therapeutic authority. Second, belian families function as the main arena for reproducing values through practical learning, successor selection, genealogical-spiritual legitimation, and the understanding of healing knowledge as a moral trust. Transmission carries therapeutic knowledge together with norms governing authority, responsibility, and the proper use of knowledge. The findings show that the continuity of belian practice rests on the articulation between religiously framed healing and family-based transmission that preserves knowledge, authority, and moral order across generations.