Sri Yunita Simanjuntak
Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Pola Komunikasi Siswa pada SMAN 6 Takalar pada Era Digital Nuralisa Julianti; Herawati Herawati; Dewi Ayu Pratiwi; Hasmiranti Hasmiranti; Sri Yunita Simanjuntak; Mutmainnah Mutmainnah
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i4.365

Abstract

Komunikasi merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembelajaran di sekolah. Pola komunikasi yang baik dapat membantu siswa dalam menyampaikan pendapat, bekerja sama dalam kelompok, serta memahami materi pembelajaran dengan lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi siswa di SMAN 6 Takalar. Metode penelitian yang digunakan Adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif sederhana. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google From kepada siswa. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar siswa cukup nyaman menggunakan media digital seperti WhatsApp untuk berkomunikasi dengan guru maupun teman terkait tugas sekolah. Selain itu, penggunaan Bahasa gaul cenderung digunakan dalam komunikasi antar siswa untuk membangun keakraban. Namun komunikasi melalui media sosial juga menimbulkan beberapa hambatan seperti kesalapahaman dalam koordinasi tugas kelompok serta rasa segan siswa untuk memulai percakapan dengan guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perkembangan teknologi digital mempengaruhi pola komunikasi siswa di lingkungan sekolah sehingga diperlukan penguatan komunikasi interpersonal antara siswa dan guru.  
Analisis Pola Komunikasi Siswa SMA Negeri 1 Toraja Utara: Perspektif terhadap Interaksi Sosial dan Penggunaan Teknologi Digital Wilda Wilda; Maryah Ulfa Diyanti; Florida Fretty Tagulihi; Indah Suci Ramadhani; Sri Yunita Simanjuntak; Dewi Nursafitri
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i4.366

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah sistem komunikasi modern dengan hadirnya media sosial sebagai sarana utama interaksi. Komunikasi menjadi lebih cepat, luas, dan tidak terbatas ruang serta waktu, namun juga menimbulkan dampak negatif seperti menurunnya kualitas interaksi tatap muka, ketergantungan teknologi, hoaks, dan ancaman privasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi siswa di SMA Negeri 1 Toraja Utara dalam perspektif interaksi sosial dan penggunaan teknologi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik survei daring melalui Google Forms yang melibatkan 20 responden siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi pergeseran pola komunikasi dari komunikasi tatap muka menuju komunikasi digital yang lebih dominan menggunakan media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan TikTok. Meskipun komunikasi digital memberikan kemudahan, fleksibilitas, dan kecepatan dalam bertukar informasi, namun ditemukan berbagai hambatan seperti kesalahpahaman akibat keterbatasan ekspresi nonverbal, penggunaan bahasa informal yang dominan, serta adanya rasa segan dalam berkomunikasi dengan guru. Selain itu, siswa cenderung menggunakan bahasa gaul dalam interaksi sehari-hari untuk membangun keakraban. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan keseimbangan antara komunikasi digital dan komunikasi tatap muka serta peningkatan literasi digital agar kualitas komunikasi siswa tetap efektif, jelas, dan bermakna.  
Persepsi Siswa Terhadap Pentingnya Etika Komunikasi Profesional di Lingkungan Sekolah SMA Negeri 1 Takalar Sebagai Persiapan Dunia Kerja Inayah Al Maghfira; Tatyana Mardiah; Adelia Adelia; Sri Yunita Simanjuntak
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i4.369

Abstract

Komunikasi merupakan hal yang penting dalam kehidupan manusia yang berperan dalam menyampaikan informasi, membangun hubungan sosial, serta mengembangkan diri individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa SMAN 1 Takalar mengenai pentingnya etika komunikasi profesional di lingkungan sekolah sebagai persiapan memasuki dunia kerja. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner berbasis Google Form yang melibatkan 122 responden dari kelas XI dan XII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memberikan respon “setuju” dan “sangat setuju” pada aspek kejelasan informasi, komunikasi dua arah, penggunaan media, serta etika komunikasi. Persentase setuju dan sangat setuju bervariasi antara 67%–92% pada setiap pertanyaan, menunjukkan persepsi positif siswa terhadap pentingnya etika komunikasi profesional. Namun, sekitar 8%–33% siswa masih menunjukkan ketidaksesuaian dalam memahami komunikasi formal. Kesimpulannya, etika komunikasi profesional berperan penting dalam membentuk kesiapan siswa menghadapi dunia kerja.
Presepsi Siswa Terhadap Pentingnya Etika Komunikasi Profesional di Lingkungan Sekolah Smk Negeri 1 Bulukumba sebagai Persiapan Magang Fitriani Fitriani; Aulia Putri Fadila; Alya Rohana; Cindy Claudya; Sri Yunita Simanjuntak
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i4.372

Abstract

Dalam dunia pendidikan tinggi, komunikasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai penghubung yang mengkaitkan berbagai unsur dalam komunitas akademik, seperti mahasiswa, dosen dan staf administrasi. Namun, masih ditemukan rendahnya penerapan etika komunikasi profesional dlaam kegiatan magang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi siswa terhadap pentingnya etika komunikasi profesional di lingkungan sekolah sebagai persiapan magang. Metode yang digunakan adalah kuantitaif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada siswa SMKN 1 Bulukumba. Data dianalisis dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki persepsi positif, ditunjukkan dengan lebih dari 50% responden menyatakan sangat setuju terhadap indikator komunikasi yang santun, jelas, serta menghargai pendapat orang lain, dan sisanya sebagian besar menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan etika komunikasi profesional berperan penting dalam meningkatkan pemahaman siswa serta membentuk sikap profesional sebagai bekal menghadapi dunia kerja.