Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Sistem Pakar dengan Certainty Factor untuk Identifikasi Akurat Hama dan Penyakit Tanaman Jagung di Provinsi Gorontalo : Implementation of an Expert System with Certainty Factor for Accurate Identification of Corn Pests and Diseases in Gorontalo Province Muhammad Iqbal Jafar; Zulfrianto Y Lamasigi; Indah Puspitasari; Mayasari Yamin
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 14 No. 2 (2026): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/hkadzs91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji sistem pakar untuk mengidentifikasi hama dan penyakit pada tanaman jagung di Provinsi Gorontalo, Indonesia, dengan menerapkan metode Certainty Factor (CF). Sistem ini dibangun berdasarkan basis pengetahuan yang diperoleh dari wawancara mendalam dengan para ahli, termasuk akademisi, penyuluh pertanian, dan peneliti. Metode CF digunakan untuk mengatasi ketidakpastian dalam diagnosis dengan menghitung nilai kepercayaan dari kombinasi gejala yang diamati oleh pengguna (petani/penyuluh). Hasil uji menunjukkan kemampuan sistem untuk mendiagnosis penyakit seperti penggerek batang dengan tingkat kepercayaan hingga 98,5%. Analisis ini menegaskan efektivitas metode CF dalam memberikan diagnosis yang terukur dan akurat (>80%), yang difasilitasi oleh antarmuka yang ramah pengguna. Sistem ini berfungsi tidak hanya sebagai alat diagnostik cepat di lapangan tetapi juga sebagai media pendidikan, menjembatani kesenjangan pengetahuan antara para ahli dan petani. Keberhasilan implementasi merekomendasikan metode CF sebagai pendekatan yang layak untuk sistem identifikasi penyakit tanaman, dengan catatan bahwa basis pengetahuan memerlukan pembaruan berkala. Penelitian ini berkontribusi untuk meningkatkan upaya ketahanan pangan melalui deteksi dini yang tepat. This study aims to develop and test an expert system for identifying pests and diseases in corn crops in Gorontalo Province, Indonesia, by applying the Certainty Factor (CF) method. The system was built on a knowledge base derived from in-depth interviews with experts, including academics, agricultural extension workers, and researchers. The CF method was employed to address uncertainty in diagnosis by calculating confidence values from combinations of symptoms observed by users (farmers/extension workers). Test results demonstrated the system's capability to diagnose diseases such as stem borer with a confidence level of up to 98.5%. The analysis confirms the effectiveness of the CF method in providing measurable and accurate diagnoses (>80%), facilitated by a user-friendly interface. This system functions not only as a rapid diagnostic tool in the field but also as an educational medium, bridging the knowledge gap between experts and farmers. The successful implementation recommends the CF method as a viable approach for plant disease identification systems, with the note that the knowledge base requires periodic updates. This research contributes to enhancing food security efforts through precise early detection.
PENERAPAN TEKNOLOGI MESIN PEMIPIL JAGUNG TENAGA SURYA DALAM MENDUKUNG PENINGKATAN EFEKTIVITAS PRODUKSI Muhammad Jafar; Arifuddin Arifuddin; Frengky Eka Putra Surusa; Isran Jafar; Syamsir Syamsir; Indah Puspitasari; Eka Zahra Solikahan
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v10i1.9734

Abstract

Jagung salah komoditi utama yang dibudidayakan oleh petani di Provinsi Gorontalo begitupula di Desa Modelidu, Kecamatan Telaga Biru. Produksi jagung dalam bentuk pipilan jauh lebih menguntungkan dibandingkan dalam bentuk tongkol. Namun, kegiatan memipil membutuhkan biaya yang tinggi serta kegiatan memipil dilakukan menggunakan tangan sehingga membutuhkan waktu yang lama dan jumlah produksi yang terbatas. Di sisi lain harga mesin pemipil jagung cukup tinggi dipasaran sehingga tujuan kegiatan pengabdian ini untuk mengintroduksi Teknologi Tepat Guna (TTG) yakni mesin pemipil tenaga surya yang mampu memanfaatkan sumber energi baru terbarukan dengan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Participatory Technologi Development, Hasil kegiatan diperoleh bahwa pengetahuan mitra tani Kelompok Olihitengah I terkait manfaat penggunaan teknologi mesin pemipil jagung tenaga surya mencapai 100%.  Mitra Kelompok Tani Olihitengah I, memahami manfaat penggunaan mesin dan tujuan pelaksanaan penerapan teknologi pemipil jagung tenaga surya, sedangkan untuk kegiatan perancangan dan perakitan mesin pemipil tenaga surya 96% mitra mampu merancang dan merakit mesin pemipil jagung tenaga surya.