Abdusima Nasution
Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Quizizz pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Materi Ibadah dalam Kurikulum Merdeka Wardian Syah Nst; Zulhammi Zulhammi; Abdusima Nasution
AL-IBROH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol 2 No 01 (2025): AL-IBROH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Padang Lawas (STIT PL) Gunung Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3724/al-ibroh.v2i01.43

Abstract

Islamic Religious Education (IRE) learning at State Vocational High School 1 Barumun is still predominantly conducted through lecture-based methods and the use of textbooks. As a result, it tends to be less engaging and less effective in enhancing students’ understanding of worship-related materials, which are both conceptual and practical in nature. The lack of active student involvement and the limited use of educational technology present significant challenges in the digital era, especially considering that today’s students are digital natives who respond more positively to interactive and technology-based media. Therefore, there is a need for innovative, technology-integrated learning media that align with their characteristics and support the principles of the Merdeka Curriculum. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model, involving IRE teachers and Phase E students (Grade 10). The instruments used included observation, interviews, questionnaires, tests, and expert validations in content, media, and language. The results showed that the developed media was highly valid (95.48%), highly practical (95.50% from teachers and 82.45% from students), and moderately effective, with an average N-Gain of 63.96. Thus, the Quizizz-based digital learning media is considered suitable for improving students’ understanding and active engagement in Islamic Religious Education.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Quizizz pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Materi Ibadah dalam Kurikulum Merdeka Wardian Syah Nst; Zulhammi Zulhammi; Abdusima Nasution
AL-IBROH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol 2 No 01 (2025): AL-IBROH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Padang Lawas (STIT PL) Gunung Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3724/al-ibroh.v2i01.43

Abstract

Islamic Religious Education (IRE) learning at State Vocational High School 1 Barumun is still predominantly conducted through lecture-based methods and the use of textbooks. As a result, it tends to be less engaging and less effective in enhancing students’ understanding of worship-related materials, which are both conceptual and practical in nature. The lack of active student involvement and the limited use of educational technology present significant challenges in the digital era, especially considering that today’s students are digital natives who respond more positively to interactive and technology-based media. Therefore, there is a need for innovative, technology-integrated learning media that align with their characteristics and support the principles of the Merdeka Curriculum. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model, involving IRE teachers and Phase E students (Grade 10). The instruments used included observation, interviews, questionnaires, tests, and expert validations in content, media, and language. The results showed that the developed media was highly valid (95.48%), highly practical (95.50% from teachers and 82.45% from students), and moderately effective, with an average N-Gain of 63.96. Thus, the Quizizz-based digital learning media is considered suitable for improving students’ understanding and active engagement in Islamic Religious Education.
Analisis Komparatif Kebijakan Pendidikan di Iran, Mesir, dan Turki: Ideologi, Reformasi, dan Tantangan Globalisasi Zahra Albaturrizkiyah Lubis; Abdusima Nasution
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.395

Abstract

This study aims to analyze and compare educational policies in Iran, Egypt, and Turkey, three Muslim-majority countries with distinct ideological foundations and educational systems. Employing a library research method with a comparative approach, the study draws upon academic literature, policy documents, and previous research findings. The results indicate that Iran maintains a highly centralized education system characterized by a theocratic orientation and strong state control over curricula and higher education. Egypt adopts a dual educational structure that integrates the national secular system with the religious education system of Al-Azhar, seeking to balance modernization with the preservation of Islamic traditions. In contrast, Turkey emphasizes educational modernization through the development of twenty-first-century competencies, digital transformation, and the internationalization of higher education based on global standards. Despite their differing policy orientations, all three countries face similar challenges, including ensuring equitable access to education, improving educational quality, aligning educational outcomes with labor market demands, and responding effectively to the pressures of globalization. The findings further demonstrate that ideological orientations and political structures play a crucial role in shaping educational reforms and policy implementation within each country.
PENDIDIKAN ISLAM DI ASIA TENGGARA (INDONESIA, MALAYSIA DAN BRUNEI) Silvia Anggraini Hsb; Amru Abdul Wadud; Abdusima Nasution
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 9, No 2 (2024): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v9i2.405-421

Abstract

Pendidikan Islam di Asia Tenggara telah mengalami perkembangan yang pesat, namun masih menghadapi sejumlah permasalahan, seperti ketimpangan akses, kualitas pengajaran yang bervariasi, dan keterbatasan dalam mengintegrasikan pendidikan agama dengan pendidikan umum. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus untuk mengeksplorasi situasi pendidikan Islam di negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, dan Brunei, dengan fokus pada tantangan yang dihadapi dan langkah-langkah yang ditempuh untuk mengatasi masalah tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi lapangan, serta analisis terhadap dokumen pendidikan di masing-masing negara. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa meskipun terdapat perbedaan dalam struktur dan kurikulum pendidikan Islam antar negara, tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya sumber daya, keterbatasan infrastruktur, dan perlunya kebijakan pendidikan yang lebih inklusif serta sesuai dengan perkembangan zaman. Selain itu, pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dengan tuntutan globalisasi dalam pendidikan juga menjadi perhatian. Kesimpulannya, untuk memperbaiki sistem pendidikan Islam di Asia Tenggara, diperlukan reformasi kebijakan yang menyeluruh, peningkatan pelatihan bagi pendidik, serta kerja sama yang lebih erat antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan.
PENGARUH PERADABAN ISLAM DI DUNIA PENDIDIKAN Irpan Haj Siagian; Rhama Lenasari; Abdusima Nasution
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 9, No 2 (2024): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v9i2.422-439

Abstract

Peradaban Islam memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan sistem pendidikan di dunia. Meskipun kontribusinya telah diakui, pemahaman mengenai bagaimana nilai-nilai dan prinsip pendidikan Islam mempengaruhi pendidikan modern masih terbatas. Masalah utama dalam penelitian ini adalah kurangnya kajian yang mendalam tentang dampak peradaban Islam terhadap kurikulum, metode pengajaran, serta pembentukan karakter dalam pendidikan masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh peradaban Islam dalam perkembangan pendidikan, dengan fokus pada bagaimana prinsip-prinsip Islam telah membentuk struktur pendidikan dan pendekatan pengajaran yang digunakan di era sekarang. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka, yang mencakup tinjauan literatur dari berbagai sumber sejarah, buku, artikel, dan penelitian terdahulu yang relevan. Kajian ini melibatkan analisis tentang kontribusi para ilmuwan Muslim pada masa kejayaan Islam, seperti pengembangan sistem pendidikan di madrasah, peran ulama dalam mentransfer ilmu pengetahuan, serta prinsip-prinsip pendidikan Islam yang mengutamakan keseimbangan antara ilmu, moralitas, dan etika. Penelitian ini juga menganalisis relevansi nilai-nilai pendidikan Islam dalam pendidikan kontemporer serta tantangan yang dihadapi dalam penerapannya di dunia pendidikan global saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh peradaban Islam terhadap perkembangan pendidikan dunia, serta untuk memahami relevansi nilai-nilai pendidikan Islam dalam pendidikan modern. Kesimpulannya, peradaban Islam telah memberikan warisan berharga dalam membentuk konsep pendidikan yang mengintegrasikan pengembangan intelektual dan moral. Pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam dapat memberikan solusi bagi tantangan dalam pendidikan global, dengan menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan etika.
Pengembangan Materi ‘Ubudiyah Berbasis Teknologi Majelis Ta’lim Ruhul Islam Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas Mhd. Hasbin Daulay; Erawadi Erawadi; Abdusima Nasution
Lentera Ilmu: Jurnal Kependidikan, Riset dan Teoritis Vol. 2 No. 01 (2025): Januari - Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Padang Lawas Gunung Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2324/lenterailmu.v2i01.42

Abstract

Islamic Religious Education (IRE) learning at Majelis Taklim Ruhul Islam in Barumun is still dominated by lecture methods and textbook usage, making it less engaging and less effective in enhancing participants’ understanding—especially of worship-related material that is both conceptual and practical. Low participant involvement and the limited use of educational technology present major challenges, particularly for digital native learners who are more interested in interactive media. This study aims to develop a Quizizz-based digital learning media for worship material in IRE at SMK Negeri 1 Barumun, and to examine its validity, practicality, and effectiveness. The research employed the ADDIE development model with IRE teachers and tenth-grade students as subjects. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, tests, and expert validation. Results showed the media’s validity at 95.48% (highly valid), practicality at 95.50% (teachers) and 82.45% (students), and effectiveness with an N-Gain of 63.96 (moderate category). The media effectively improves understanding and participation, and aligns with the principles of the Merdeka Curriculum.