Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Literasi Pendidikan Anti Korupsi bagi Komunitas SSQ Holistik Internasional melalui Kegiatan Webinar Pengabdian Masyarakat : Pengabdian Eko Sudarmanto; Nikem Kurnia Ningsih; Zakiyah Zakiyah; Irwan Irawadi Barus; Hendi Herdiansyah; Asep Suhendar; Rr Anggraini Soemadi; Sitti Rabiah Yusuf
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5795

Abstract

Corruption is a serious issue that affects various aspects of social life, economic development, and institutional governance, thus requiring preventive efforts that are not only repressive but also educational in nature. This community service activity aims to strengthen anti-corruption education literacy among members of the SSQ Holistic International (SSQ-HI) community through a webinar-based learning approach. The implementation method employed an educative–interactive approach, including material presentations, reflective discussions, and evaluations of participants’ understanding. The activity involved SSQ-HI community members and participants from the general public with diverse educational backgrounds. The results indicate an improvement in participants’ understanding of anti-corruption education literacy as the capacity to comprehend, analyze, and make decisions based on the values of integrity, honesty, and responsibility. The novelty of this activity lies in the integration of literacy concepts with anti-corruption education through a collaborative and interdisciplinary non-formal community education approach. This approach proved effective in fostering critical awareness and strengthening the internalization of anti-corruption values in everyday life. The activity implies that strengthening anti-corruption education literacy through community-based initiatives can serve as a sustainable preventive education model for fostering a culture of integrity in society.
Tinjauan Yuridis Pasal 1365 KUHPerdata terhadap Perbuatan Melawan Hukum dalam Transaksi E-commerce di Indonesia Dwi Saleha; Raddani Raddani; Djuhrijjani Djuhrijjani; Andi Subhan Husain; Eko Sudarmanto; Sitti Rabiah Yusuf
Sanskara Hukum dan HAM Vol. 4 No. 03 (2026): Sanskara Hukum dan HAM (SHH)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/shh.v4i03.807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dalam menangani perbuatan melawan hukum pada transaksi e-commerce di Indonesia. Perkembangan pesat perdagangan digital telah menghadirkan tantangan hukum yang semakin kompleks, khususnya dalam menentukan tanggung jawab, unsur kesalahan, serta perlindungan hukum bagi konsumen dan pelaku usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan menganalisis unsur-unsur perbuatan melawan hukum, yaitu perbuatan, sifat melawan hukum, kesalahan, kerugian, dan hubungan kausalitas, serta mengevaluasi relevansinya dalam konteks transaksi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasal 1365 KUHPerdata masih menjadi dasar hukum yang fundamental dalam penyelesaian sengketa, namun penerapannya menghadapi berbagai keterbatasan, antara lain terkait anonimitas para pihak, keterlibatan multi-aktor, serta kompleksitas pembuktian berbasis bukti elektronik. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa integrasi dengan regulasi khusus, seperti Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, menjadi krusial dalam melengkapi ketentuan umum hukum perdata. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi serta interpretasi hukum yang adaptif guna menjamin kepastian hukum dan efektivitas perlindungan dalam ekosistem ekonomi digital di Indonesia.