Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH BERBAGAI JENIS MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KANGKUNG (Ipomea reptans Poir) SECARA HIDROPONIK Yopa Dwi Mutia; Rasdanelwati Rasdanelwati; Rasdanelwati Rasdanelwati; Yopa Dwi Mutia
Jurnal Embrio Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v17i1.1152

Abstract

Kangkung (Ipomea reptans Poir) adalah jenis tanaman sayuran yang termasuk dalam keluarga Convolvulaceae. Hingga sekarang ini, sistem pertanian secara kovensional belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap permintaan sayuran berkualitas tinggi. Alternatif cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan produksi sayuran yang berkualitas tinggi adalah sistem budidaya secara hidroponik. Dari penelitian hidroponik yang telah dilakukan menunjukkan bahwa berbagai macam media tanam berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. Percobaan ini dilakukan selama 4 minggu dari tanggal 14 April 2024 sampai dengan 07 Mei 2024, yang dilaksanakan di Arif Hidroponik Farm Padang yang berlokasi di Kelurahan Ps. Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat. Perlakuan yang diujicobakan yaitu A (penggunaan media tanam tissue), B (penggunaan media tanam rockwol), C (penggunaan media tanam busa), D (penggunaan media tanam kapas). Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, diameter batang dan berat hasil (produksi). Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan B (rockwol) dengan hasil tinggi tanaman 29,71 cm, jumlah daun 11,18 helai, lebar daun 2,16 cm, diameter batang 2,28 cm, dan produksi sebesar 65,71 gr. Berdasarkan hasil percobaan didapatkan kesimpulan penggunaan berbagai jenis media tanam pada budidaya tanaman kangkung secara hidroponik berpengaruh pada pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, diameter batang dan produksi serta tissue adalah media tanam terbaik yang dapat digunakan pada budidaya tanaman kangkung secara hidroponik setelah rockwol.
Pendampingan Teknis Pembuatan Kompos Berbahan Dasar Tumbuhan Tithonia Pada Kelompok Tani Guci Sehati Kanagarian Lasi Kabupaten Agam Rizki Rizki; Darmansyah; Rasdanelwati; Jonni; Yefriwati; Olivia Darlis; Sari Rukmana Okta Sagita Chan; Chairunnisak; Rovel Lando Fambari; Agung Ramadhano; Hawari; Yopa Dwi Mutia
JURNAL BESEMAH Vol. 4 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jurnalbesemah.v4i2.1749

Abstract

The Guci Sehati Farmer Group in Nagari Lasi faces several fundamental challenges in their agricultural practices, one of which is dependence on synthetic chemical fertilizers. These fertilizers lead to high production costs and trigger degradation of the soil's physical, chemical, and biological structure. The lack of knowledge about using nature-based materials is a challenge for implementing cultivation practices in this farmer group. Additionally, there is an abundance of locally available organic materials such as agricultural waste, weeds, and livestock manure that have not been optimally utilized for producing environmentally friendly fertilizers. This community service program focuses on technical mentoring for making Tithonia-based compost at the Guci Sehati Farmer Group, Kanagarian Lasi, Agam Regency. The main problems faced by partners are high dependency on synthetic chemical fertilizers, expensive agricultural inputs, and suboptimal utilization of local biomass such as Tithonia diversifolia which is abundant in the surrounding environment. The aim of this activity is to empower farmers with skills to make quality organic fertilizer to create more sustainable and independent agriculture. The implementation method includes three main stages: (1) socialization and direct demonstration of Tithonia composting techniques, (2) participatory assistance during the fermentation and turning process, and (3) monitoring and evaluation of compost quality. The mentoring results showed a significant increase in farmers' capacity, where all participants successfully produced Tithonia compost that met physical quality standards, namely dark brown color, crumbly texture, stable temperature, and no odor. The conclusion of this activity is that participatory technical assistance is effective in transferring Tithonia composting technology, reducing dependence on chemical fertilizers, and optimizing local resources, thus directly contributing to strengthening food sovereignty and implementing sustainable agriculture at the farmer level.